Ian Berry membuat seni 'Denimu' ini dengan memanfaatkan perbedaan warna kain untuk membentuk efek gambar.
- Tim WowKeren
- Rabu, 11 Juli 2012 - 13:45 WIB
WowKeren - Mendengar kata jins selalu identik dengan celana, namun seorang seniman asal Inggris ingin membuat hal yang berbeda. Ian Berry membuat karya potret dari bahan jins bekas. Karyanya yang unik itu pun mendapat banyak penggemar di seluruh dunia.
Seniman yang sekarang tinggal di Swedia menyebut kreasinya itu dengan nama "Denimu". Ia membuat gambar pemandangan dengan memanfaatkan perbedaan warna kain untuk membentuk efek. Ian juga hanya menggunakan gunting dan lem untuk menciptakan karya uniknya tersebut.
Dalam 5 tahun berkarya, Ian telah menghabiskan 7 lemari jins bekas. Awal pertemuannya dengan "Denimu" ini saat sang ibu menyuruhnya membuang tumpukan jins tak terpakai. Saat itu ia menyadari perbedaan warna pada kain dan kemudian iseng bermain-bermain dengan itu.
"Semuanya berawal 7 tahun lalu saat ibuku membersihkan lemariku. Aku menemukan tumpukan jins dan menyadari perbedaan warna serta bayangannya," ungkap Ian. "Aku tetap menyimpannya namun baru 18 bulan kemudian aku bereksperimen."
Sejak itu Ian semakin serius mengerjakan seni jins tersebut hingga memilih keluar dari pekerjaannya di periklanan. Kini karyanya laris di Swedia dan Amerika, terjual untuk koleksi pribadi maupun galeri seni. Para kurator seni memuji kreatifitas pengerjaan Ian yang detil.
"Karya Ian sungguh luar biasa. Orang tidak menyadari hingga melihat dari dekat dan menyentuhnya," ujar pemilik galeri Catto Gallery, Iain Barratt. "Ian memunculkan potret dan lanskap perkotaan sangat rinci hanya menggunakan jins bekas. Efeknya luar biasa."
Berikut ini foto karya seni potret dari kain jins bekas karya Ian Berry:
(wk/)