Steve menganggap Mark sudah berhasil membesut jejaring sosial paling hebat sehingga Apple tidak perlu membuat yang sama.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 21 Juli 2012 - 12:50 WIB
WowKeren - Pendiri Apple, Steve Jobs, dikenal dengan pembawaannya yang dingin dan jarang memuji. Namun siapa sangka ia benar-benar mengagumi Mark Zuckerberg yang jauh lebih muda darinya. Bahkan gara-gara menghormati sosok Mark, mendiang Steve tidak jadi membesut jejaring sosial.
Hal ini terungkap dari pengakuan Walter Isaacson, penulis buku biografi Steve Jobs, saat berbicara di hadapan publik beberapa waktu lalu. Steve diam-diam ngefans dengan Mark karena bisa membuat jejaring sosial yang hebat. Karena itulah rekan Wozniak tersebut merasa Apple tidak perlu mengutak-atik "wilayah kekuasaan" Mark.
"Saya pernah bertanya 'Siapakah yang dia kagumi di Sillicon Valley' dan Zuckerberg adalah nama pertama yang terucap dari bibirnya," kata Walter. "Menurut Steve, Mark sudah melakukannya dengan baik. Tidak perlu ada banyak jejaring sosial karena Facebook sudah mengalahkan semuanya."
Apple sendiri sebenarnya memiliki ketertarikan dengan jejaring sosial pada 2010 silam. Saat itu mereka mengeluarkan Ping, layanan untuk musik, namun tidak memiliki hasil memuaskan. Kini layanan tersebut dilaporkan akan segera ditutup.
Steve maupun Mark adalah dua sosok besar di dunia teknologi yang saling mengagumi. Kekaguman Steve terhadap pria berusia 28 tahun itu membuatnya merasakan keakraban intuitif yang aneh. Keduanya pun dapat dengan cepat akrab serta cocok satu sama lain.
(wk/)