Nil berharap para pemain berkonsentrasi dan fokus dalam pemusatan latihan untuk laga Piala AFF 2012.
- Tim WowKeren
- Selasa, 07 Agustus 2012 - 08:56 WIB
WowKeren - Pelatih Timnas Indonesia Senior, Nil Maizar, meminta pemain agar tak terpancing konflik antara PSSI dan KPSI. Eks pelatih Semen Padang ini berharap agar para pemain fokus persiapan Piala AFF November mendatang ketimbang menanggapi rencana La Nyalla cs membentuk timnas tandingan.
"Mendengar kabar ini saya tidak terpengaruh, yang terpenting sekarang anak-anak sudah berkumpul. Pemain dari kompetisi ISL tetap konsisten mengikuti pemusatan latihan," kata Nil di sela-sela memimpin latihan perdana di Lapangan PSAU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/8) petang. "Saya ingin anak-anak berkonsentrasi dan fokus di dalam pemusatan latihan. Mengenai yang lain, biarkan saja."
Sejauh ini ada 17 pemain yang mengikuti latihan perdana diantaranya Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman dan Firman Utina. Sementara kwartet Papua yakni Patrich Wanggai, Oktovianus Maniani, Titus Bonai dan Vendri Mofu terkendala urusan keluarga. Andalan lainnya Bima Sakti memilih mundur usai laga uji coba dengan Valencia, Sabtu (4/8). Untuk menambah daya gedor pertahanan, Nil memanggil gelandang Persebaya, Taufiq, dan pemain Persema, Irfan Bachdim.
"Penambahan pemain hanya Irfan Bachdim (Persema Malang) dan Taufiq (Persebaya)," kata Nil. "Karena pemanggilannya mendadak, mereka dijadwalkan datang Selasa (7/8)."
Keinginan La Nyalla untuk membentuk timnas tandingan karena menilai PSSI tak melibatkan Joint Comittee dalam pembentukan timnas. "Ini bukan soal nasionalisme atau tidak nasionalisme. Saya berulangkali katakan, kalau timnas ditangani Joint Committee (Komite Gabungan), saya yang akan meminta klub-klub ISL untuk mengirimkan pemainnya. Tetapi selama ditangani saudara Djohar Arifin, no way," tegasnya.
(wk/)