Menpora Andi Mallareng meminta agar timnas bersatu dibawah naungan organisasi resmi PSSI.
- Tim WowKeren
- Selasa, 04 September 2012 - 15:32 WIB
WowKeren - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng kurang mendukung keputusan La Nyalla Mattalitti untuk membentuk timnas tandingan. Sejauh ini Andi tetap pada pendapatnya yakni timnas yang resmi adalah yang diakui AFC dan FIFA.
"Untuk permasalahan Timnas sepak bola Indonesia, kita mengharapkan hanya ada satu timnas dan diisi oleh pemain terbaik dari klub manapun, karena apabila ada lebih dari satu timnas kekuatan kita akan terpecah," ujar Andi di kantornya, Jakarta, Selasa (4/9). "Timnas merupakan kepentingan Merah Putih."
Karena itu, Andi menilai komite gabungan perlu segera mencari solusi atas masalah dualisme kompetisi dan timnas tersebut. "Saya mengharapkan agar dapat menghasilkan langkah nyata untuk penyatuan, baik itu liga, timnas, maupun kepengurusan PSSI," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, mengaku tak ingin ikut campur dengan keputusan La Nyalla. Dia bersimpati pada para pemain ISL yang menjadi "korban" karena dipanggil untuk membela timnas tandingan.
"Itu urusan mereka (KPSI). Saya tidak ikut campur," tegas Djohar. "Menurut pendapat saya Timnas Indonesia hanya ada satu, karena federasi hanya satu. Kalau seperti ini kejadiannya, kasihan pemain, karena pemain akan menjadi korban. Buat apa melakukan tindakan seperti itu."
(wk/)