Konflik PSSI vs La Nyalla cs Terancam Memanas Gara-Gara Djohar Arifin
SerbaSerbi

Ancaman Djohar untuk melaporkan PSSI versi KPSI ke AFC dan FIFA ditanggapi sinis oleh para pengurus organisasi yang dipimpin La Nyalla itu.

WowKeren - Konflik PSSI dan KPSI tampaknya belum akan berakhir bahkan dikhawatirkan semakin memanas. Pasalnya, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, menuding KPSI tak punya niatan serius untuk merampungkan dualisme Timnas Indonesia.

Menurut rencana, Djohar akan melaporkan ke AFC dan FIFA terkait agenda Timnas KPSI yang melakukaj uji coba melawan Arema-Pelita dan Gresik United, Sabtu (6/10) lalu. Djohar tak terima karena Timnas KPSI menggunakan kostum berlambang Garuda, logo dan kop PSSI tanpa konsultasi lebih dulu. "Mereka kami anggap melanggar beberapa poin dalam MOU ataupun hasil yang telah disepakati dalam rapat Joint Committee," kata Djohar di Jakarta, Senin (8/10).

Menanggapi ancaman Djohar, pendukung La Nyalla Mattalitti sekaligus Sekjen PSSI, Tigosshalom Boboy, mengaku tak masalah jika memang akan dilaporkan. Tigor bersikeras kalau KPSI sudah mematuhi aturan dan punya dasar yang kuat.


"Kami punya dasar kuat, mulai mosi tidak percaya terhadap Djohar Arifin yang dihadiri 452 anggota PSSI sampai KLB di Ancol. Jadi, kami merasa benar dengan apa yang kami lakukan selama ini," kata Tigor. "Apabila mereka ingin menggugat gara-gara kop surat ya silakan saja, kami tidak takut. Pekerjaan Djohar memang selalu mengancam anggota KPSI."

CEO PT Liga Indonesia yang mendukung KPSI bahkan menantang Djohar untuk membuktikan ancamannya. "Mestinya PSSI jangan bilang 'Akan', tapi lakukan saja langsung. Jika memang sudah demikian, maka kita akan jalani prosedur yang diperlukan," kata Joko.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait