Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Suntana, menegaskan kalau kabar Novi sengaja ditelanjangi dan akan diperkosa usai ditangkap itu hanya rumor.
- Tim WowKeren
- Jumat, 26 Oktober 2012 - 11:32 WIB
WowKeren - Pemotretan Novi Amalia hanya dengan bikini dan celana pendek serta borgol memunculkan rumor kalau penabrak 7 orang di kawasan Taman sari, Jakarta Barat, tersebut hendak diperkosa polisi. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol. Suntana, langsung membantah tegas.
"Tolong ya teman-teman wartawan. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu," kata Suntana saat di Polda Metro Jaya, Kamis (25/10). "Yang katanya polisi menelanjangi Novie dan mau memperkosanya ramai-ramai. Mana ada itu?"
Suntana menegaskan kalau model majalah Popular itu sudah semi telanjang sejak di lokasi kecelakaan hingga saat diamankan di Polsek Taman Sari. Petugas tak langsung memakaikan baju karena Novie berontak dan melawan. "Pada saat itu sengaja didiamkan dulu, karena menunggu polwan datang," ujar Suntana.
Kasus kecelakaan yang dilakukan Novi pada 11 Oktober itu kini berkembang menjadi dugaan adanya pelecehan seksual. Hal ini karena beredarnya foto-foto Novi hanya dengan bra dan celana pendek.
Saat ini polisi sedang menyelidiki darimana asal foto tersebut. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, tujuh belas ponsel dari tiga belas anggota yang diperiksa telah disita dan dibuka isinya oleh tim cyber crime Mabes Polri.
Ada dua polisi yakni HS dan DI (polwan) yang terbukti menyimpan foto pribadi Novi itu. Sementara dua petugas reserse yakni YS dan S juga akan diperiksa karena salah satu dari mereka juga muncul di tampilan foto Novi.
"Setelah dikembangkan, menurut pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku bahwa foto mobil Novi memang difoto langsung dengan ponselnya. Sementara foto Novi didapat dari kiriman," ujar Rikwanto. "Pose dan anglenya memang berbeda, namun diduga bahwa foto di ponsel DI dengan yang beredar di internet diambil di waktu yang berdekatan."
(wk/)