Pelatih Celtic, Neil Lennon, meminta para pemain menyerang dengan kekuatan penuh setelah sebelumnya dituding menerapkan gaya anti football yakni lebih sering bermain untuk bertahan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 07 November 2012 - 11:20 WIB
WowKeren - Rabu (7/11), Celtic Glasgow akan kembali bertanding melawan Barcelona untuk laga lanjutan Liga Champions 2012-2013. Namun ketegangan jelang pertandingan di Stadion Celtic Park, Glasgow, telah dimulai gara-gara kritikan pemain Barcelona soal sistem permainan Celtic yang dijuluki anti football (istilah untuk sistem permainan hanya bertahan, bertahan dan bertahan).
Menanggapi sindiran tersebut, pelatih Celtic, Neil Lennon, tak terima. Ia membantah keras kalau tim Celtic hanya sekedar bermain untuk bertahan.
"Aku tak marah dengan tuduhan itu tapi aku merasa kecewa. Kami tak pernah sengaja bermain untuk bertahan. Kami hanya bersikap realistis," sahut Lennon. "Barcelona yang membuat kami bermain seperti itu."
Untuk itu, Lennon mengisyaratkan pemain agar melancarkan serangan penuh melawan Barca. Apalagi pertandingan itu bertepatan dengan ulang tahun Celtic.
"Ada tiga alasan mengapa malam nanti begitu spesial. pertama, kami berada di Liga Champions. Kedua, kami berhadapan dengan klub terbaik dunia. Ketiga, kami berulang tahun," kata Lennon. "Dengan dukungan penuh suporter, para pemain dapat menikmati atmosfer dan energi yang diberikan fans. Ini bakal jadi malam menggembirakan bagi klub. Saya harap para pemaiin dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik."
Label anti football itu diungkap para pemain Barca seperti Andres Iniesta dan Xavi Hernandez. Namun Xavi bisa memaklumi gaya permainan yang ditunjukkan Celtic di laga Liga Champions bulan lalu tersebut.
"Sulit untuk menyalahkan gaya permainan Celtic," sahut Xavi. "Sangat tidak mungkin untuk memaksakan semua tim Liga Champions memainkan gaya permainan yang sama (menyerang). Kami harus menghargai taktik mereka."
(wk/)