RIM Bela Diri OS BlackBerry 10 Dikritik Tak Punya Nilai Jual
SerbaSerbi

Managing Director RIM Kanada, Andrew MacLeod, menegaskan selama pihaknya konsisten pada inovasi aplikasi maka kesulitan menarik pembeli bisa teratasi.

WowKeren - Baru-baru ini OS BlackBerry 10 diprediksi akan mengalami "Dead on Arrival (DoA)" yang artinya popularitas menurun bahkan sebelum beredar di pasaran. Namun hal itu dibantah tegas oleh Managing Director RIM Kanada, Andrew MacLeod.

Menurut Andrew, kritikan dari analis Pacific Crest Securitie, James Faucette, itu sama sekali tidak berdasar. Pasalnya, banyak analis yang memberikan respon positif untuk BB 10.


"Analis lainnya datang minggu ini dengan reaksi yang sangat positif untuk platform BB 10 dan optimis dengan prospek kami," kata Andrew. "Kami fokus untuk inovasi dan nilai dan jika kami konsisten akan hal itu, maka hal-hal lainnya akan mengikuti."

Sebelumnya, James menilai kalau BB 10 bakal susah menarik pembeli. Penyebabnya karena user interface yang masih baru, kurangnya teknologi yang kompatibel dan kurang menarik dalam pemilihan aplikasi. James merasa RIM harus kerja keras jika memang ingin bersaing dengan iOS, Android maupun Windows Phone 8.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!