Sutradara 'Lord of the Rings' itu mengungkapkan pihak produksi tak pernah menggunakan binatang untuk adegan yang bisa membuat stres dan mati.
- Tim WowKeren
- Selasa, 20 November 2012 - 10:28 WIB
WowKeren - Baru-baru ini 27 binatang dikabarkan mati di lokasi syuting "The Hobbit: An Unexpected Journey". Binatang-binatang ini dirumorkan mati akibat dipaksa melakukan sejumlah aksi yang membuat mereka stres serta perlakuan buruk dari para kru. Namun, sutradara Peter Jackson buru-buru membantah rumor tersebut.
"Pihak produksi membantah rumor kematian 27 binatang karena perlakuan yang kurang baik selama proses syuting film," ujar Peter. "Kami sudah memastikan tak akan ada adegan action yang melibatkan binatang, atapun adegan lain yang bisa membuat binatang stres."
"Bahkan lebih dari 55 persen adegan binatang di 'The Hobbit' menggunakan spesial efek komputer," tambahnya. "Ini termasuk kuda, kelinci, landak, burung, rusa, tikus dan serigala."
Tak hanya tak melibatkan binatang untuk adegan action, namun Peter juga menjelaskan pihak produksi "The Hobbit" juga menerapkan standar tinggi untuk perawatannya. "Pihak produksi 'The Hobbit' melakukan tindakan yang sangat serius untuk perawatan binatangnya dan menerapkan standar yang tinggi. Ini termasuk ratusan ribu dollar yang kami keluarkan hanya untuk meng-upgrade kandang dan fasilitas untuk binatang," tambahnya.
"The Hobbit: An Unexpected Journey" merupakan prekuel dari trilogi "The Lord of the Rings" yang terbaru. Film ini bercerita tentang petualangan (Martin Freeman) bersama para kurcaci menuju Lonely Mountain. Bilbo berpetualang bersama para kurcaci ini untuk merebut teritori mereka, Dwarf Kingdom of Erebor, yang diambil alih oleh Naga Smaug (Benedict Cumberbatch).
Film tersebut akan dirilis pertengahan Desember mendatang. Sejumlah bintang yang memeriahkan film ini antara lain Ian McKellan (Gandalf), Andy Serkis (Gollum), Hugo Weaving (Elrond), Elijah Wood (Frodo Baggins) dan Orlando Bloom (Legolas).
(wk/)