Google Street View Jamin Keamanan Privasi Saat Rekam Jakarta
SerbaSerbi

Google akan memburamkan wajah dan plat nomor mobil di layanan Google Street View dan bagi yang merasa terganggu bisa meminta penghapusan gambar.

WowKeren - Google secara resmi memulai proyek Street View di Indonesia yang dimulai pada 23 November. Google akan memetakan Jakarta lebih dulu dengan menggunakan mobil Street View yang dilengkapi kamera panorama. Setelah Jakarta selesai mereka akan meneruskan ke kota-kota lainnya.

Petugas dari Google akan berkeliling kota untuk mengumpulkan foto berbentuk panorama dengan pemandangan 360 derajat. Layanan Google Street View ini pun mendapat sambutan baik dari pemerintah Indonesia karena sangat bermanfaat. Namun layanan ini juga menyimpan kekhawatiran yaitu masalah privasi karena dapat menunjukkan sesuatu yang bersifat pribadi.

Google sendiri sudah menyiapkan policy untuk menjamin privasi pihak-pihak yang tampil secara online itu. Jika pengguna merasa privasinya dilanggar bisa meminta penghapusan gambar dari suatu wilayah tertentu.


"Setiap wajah dan plat mobil yang hadir di layanan Google Street View ini akan diburamkan (blur)," kata Andrew McGlinchey, Product Manager Google, dikutip dari Kompas. "Jika merasa privasinya terganggu, kirimkan saja permintaan penghapusan gambar ke tim Google beserta alasannya. Tim kami nanti akan segera melakukan review dan secepatnya menghapus gambar tersebut."

Selain itu Google menjamin bahwa lebih dari 10 mobil mereka yang ada di Jakarta saat ini hanya mengambil gambar di tempat-tempat umum. Hasil jepretan iyang disajikan melalui layanan Google Street View itu pun tidak dihadirkan secara real-time. Proses update layanan ini sendiri bisa dilakukan dalam 1 hingga 2 tahun setelah proyek selesai.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!