Dahlan ingin BUMN terutama perusahaan yang sejauh ini memiliki pemasukan terbesar mau membantu masalah pendanaan demi memajukan sepak bola Indonesia.
- Tim WowKeren
- Rabu, 28 November 2012 - 08:51 WIB
WowKeren - Dahlan Iskan selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga ikut peduli dengan masalah pendanaan sepak bola Indonesia. Bahkan Dahlan sangat ingin melihat sepak bola Indonesia berkembang serta meraih prestasi di kancah internasional.
Diungkapkan Dahlan, ia berharap ada BUMN yang bersedia membantu biaya operasional PSSI. Namun syaratnya, BUMN tersebut harus punya gairah pada sepak bola.
"Sebenarnya saya ingin, tapi saya tidak bisa menginstruksikan mereka (BUMN) untuk membiayai PSSI," kata Dahlan di gedung PT Pembangunan Perumahan (PP) persero, Jakarta, Selasa (27/11). "Pemasukan PLN kan sudah Rp 150 triliun dan mampu. Tapi direksinya tidak punya passion (keinginan) ke sepak bola. Saya gak bisa memaksa. Pertamina juga bisa, tapi saya lihat pemimpinnya tidak punya keinginan."
Faktor biaya memang masih menjadi masalah utama selain kisruh dualisme organisasi. Gara-gara itu, salah satu klub Divisi Utama PT LPIS yang dinaungi PSSI, Persbul Buol, berniat mundur dari IPL. Alasannya karena kecewa belum menerima dana pembinaan yang dijanjikan sejak awal musim.
"Persbul Buol mengalami ketidakberesan PSSI Djohar, yang sudah gagal dengan bukti-bukti terukur," keluh Ketua Umum Persbul Buol, Abdullah Bataliu. "Uang pembinaan sampai detik ini belum juga beres. Sepak bola Indonesia dipimpin Djohar menyedihkan, sepak bola menjadi mundur sangat jauh. Ini menyedihkan."
Bahkan Abdullah meminta para pemilik suara untuk tidak hadir di Kongres Luar Biasa PSSI yang akan digelar 6-7 Desember di Palangkaraya. "Maka dari itu, hanya pemilik suara yang bisa menyelamatkan ini semua," anjurnya.
(wk/)