Richard Nieuwenhuizen meninggal di rumah sakit beberapa jam setelah dipukul tiga pemain muda dari klub Nieuw Sloten yang protes hasil pertandingan akhir pekan lalu.
- Tim WowKeren
- Selasa, 04 Desember 2012 - 10:55 WIB
WowKeren - Dunia sepak bola Belanda tengah berduka. Seorang hakim garis bernama Richard Nieuwenhuizen tewas setelah dihajar tiga pemain berusia 15-16 tahun dari klub Nieuw Sloten. Mereka meninju dan menendang karena tak puas dengan kepimpinan Nieuwenhuizen dalam pertandingan akhir pekan lalu.
Sebelumnya hakim garis berusia 41 tahun itu sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Namun ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Senin (3/12). Peristiwa tragis tersebut sangat disesalkan oleh Menteri Olahraga Belanda, Edith Schippers, dan juga Anton Binnemars dari Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda.
"Ini tentu sangat mengerikan bahwa peristiwa tersebut bisa terjadi di dunia olahraga Belanda," kata Edith. "Sangat sulit menggambarkan dengan kata-kata bahwa seorang yang mempunyai hobi olahraga kemudian menjadi korban dari tindakan kekerasan seperti ini," sahut Anton.
Michael Oost, presiden klub Buitenboys dimana Nieuwenhuizen kerap menjadi wasit, menyatakan rasa duka citanya. "Dia menikmati tugasnya itu. Dia benar-benar mencintai sepak bola. Dia selalu ada di sini," sahut Michael.
Sementara itu, tiga pemain yang menghajar Nieuwenhuizen telah ditangkap oleh polisi. Klub tempat mereka bernaung memastikan tak akan menerima kembali para pelaku dalam insiden pemukulan tersebut.
(wk/)