Ketua Umum Djohar Arifin Ngotot PSSI Tak Perlu Dapat Sanksi dari FIFA
SerbaSerbi

Djohar menilai krisis sepak bola Tanah Air bisa terus berlangsung karena ulah pihak tertentu dan bukan kesalahan dari PSSI.

WowKeren - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, angkat bicara soal rencana ancaman sanksi dari FIFA. Menurutnya, PSSI yang ia pimpin sama sekali tak bersalah dalam krisis sepak bola Indonesia.

"Seandainya FIFA memberikan sanksi kepada kami, maka ancaman sanksi itu aneh," kata Djohar saat di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (5/12). "Sebagai organisasi sepak bola resmi kami sudah diganggu, tetapi justru kami akan dihukum. Kami berharap FIFA adil di dalam melihat kenyataan yang ada."

Djohar merasa PSSI telah berada di jalur yang benar. PSSI sampai saat ini sudah berkomitmen menyelesaikan masalah dan mau menandatangani MoU dengan pihak KPSI. "Kami sudah menyetujui MOU supaya permasalahan sepak bola bisa selesai, tetapi ada pihak lain yang menggunakan MoU itu untuk merebut kekuasaan," lanjut Djohar.


Petinggi asal Sumatera Utara itu boleh saja membela diri. Yang jelas, Menpora Andi Mallarangeng telah memanggil Djohar dkk dan perwakilan KPSI untuk membahas rencana menggelar kongres 10 Desember. Jika dalam kongres tersebut tidak ada kata sepakat, maka Indonesia akan mendapat sanksi dari FIFA.

"FIFA memberi jangka waktu sampai 10 Desember untuk menyelesaikan kisruh," kata Andi. "Jika tidak, Exco FIFA yang akan menggelar rapat pada 14 Desember di Jepang akan menjatuhkan sanksi berupa pelarangan Indonesia tampil di forum internasional."

Untuk agenda kongres yakni kesepakatan agar PSSI dan KPSI sama-sama mencari solusi menghindari sanksi FIFA, revisi statuta, penyatuan liga dan pengembalian empat exco. Sedangkan pemilihan ketua umum yang baru tak akan dibahas dalam kongres tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait