Motorola Susul HTC dan Yahoo! Hengkang dari Korea Selatan
SerbaSerbi

Motorola akan melakukan PHK pada 500 karyawan serta menghentikan penjualan ponsel untuk efisiensi perusahaan.

WowKeren - Ketatnya persaingan pasar gadget global secara perlahan menggugurkan pemain yang lemah. Setelah HTC, Kali ini Motorola kalah bersaing dengan Samsung di Korea Selatan. Mereka akan menutup sebagian besar operasionalnya di negeri Ginseng itu mulai 2013.

Menyusul keputusan tersebut Motorola akan melakukan PHK terhadap 500 karyawan dan tetap memberi kompensasi. Divisi yang dipangkas adalah pemasaran perangkat mobile konsumen serta divisi penelitan dan pengembangan. Meski tidak lagi menjual smartphone namun Motorola tetap akan memasarkan peralatan telekomunikasi dan layanan ke konsumen.

"Ini adalah keputusan yang sulit namun penting. Kami sangat bangga dengan pekerjaan yang telah dilakukan tim kami di Korea," demikian pernyataan Motorola. "Perubahan di Korea mencerminkan rencana kami untuk mengkonsolidasikan penelitian global dan upaya pengembangan. Juga untuk memusatkan perhatian lebih pada pasar di mana kita akan memantapkan posisi untuk bersaing secara efektif."


Motorola terus melakukan efisiensi perusahaan sejak dibeli Google awal 2012 sebesar USD 12,5 miliar. Mereka telah menutup semua situs web pada November lalu dan memotong sepertiga dari 90 kantor di seluruh dunia. "Langkah ini adalah bagian dari upaya restrukturisasi global yang terus dilakukan perusahaan induk Motorola Mobility, yaitu Google," tambah juru bicara.

Dengan mundurnya Motorola maka sudah ada 3 perusahaan teknologi besar yang tidak sanggup bertahan di tanah air Samsung. HTC resmi menutup kantor di Korea Selatan pada Juli lalu akibat penjualan ponsel yang rendah. Disusul Yahoo! pada akhir tahun yang tutup kantor karena kalah bersaing dengan portal web lokal di sana.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!