Pemain ISL meminta bukti tertulis jika memang PSSI berniat menjamin karir pemain yang bergabung di timnas walau dilarang oleh klub.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 29 Desember 2012 - 08:53 WIB
WowKeren - PSSI diminta tak hanya sekedar jaga image dengan janji akan menjamin karir dan nasib pemain ISL yang membela Timnas Indonesia. Para pemain ISL menuntut supaya PSSI memberikan bukti janji itu hitam di atas putih.
Permintaan dari pemain itu cukup wajar mengingat PSSI sering melanggar janji bahkan kadang tidak memberikan kontra prestasi yang pantas. "PSSI harus jelas, jangan ngomong saja. Misalnya melalui surat, ada hitam di atas putih. Jadi jangan sampai tiba-tiba di tengah jalan, terjadi hal yang tidak diinginkan," harap Samsul Arif Munip yang kini membela Persela Lamongan, Jumat (28/12).
Samsul sebelumnya pernah ikut membela Timnas Indonesia saat di Piala AFF 2012. Eks pemain Persibo Bojonegoro tersebut mengaku siap jika dipanggil lagi untuk ikut laga Kualifikasi Piala Asia 2015, awal tahun depan.
"Saya selalu siap membela timnas," ujar Samsul. "Kapanpun, saya mau. Semoga klub mengizinkan jadi saya bisa kembali bermain di timnas."
Bintang Sriwijaya FC, Tantan, juga merupakan salah satu pemain ISL yang diharapkan bersedia membela timnas. Hanya saja, Tantan masih belum mengiyakan karena menunggu izin dari SFC.
"Saya bukannya takut untuk membela timnas. Tapi saya kerja juga di sini. Ingin sekali membela timnas, pemain mana yang tidak mau," sahut Tantan. "Tapi KPSI melarang dan klub juga melarang, saya tidak bisa berbuat apa-apa."
Tantan berharap PSSI dan KPSI bisa berdiskusi tentang masalah tersebut. "Baiknya, PSSI dan KPSI duduk bersama membicarakan jalan keluar masalah ini. Karena pemain jadi serba salah," lanjutnya.
(wk/)