Aturan Lampu Kuning Jadi 'Merah' di China Tuai Kritikan
Nasional

Masyarakat menganggap terlalu berbahaya berhenti mendadak karena lampu kuning dan itu bisa menimbulkan kemacetan.

WowKeren - Pemerintah China mengubah aturan lalu lintasnya semakin keras untuk membuat para pengemudi "jinak" di jalan. Mereka akan menjadikan nilai lampu kuning sama artinya dengan lampu merah.

Perubahan itu menandakan bahwa pengemudi harus menghentikan kendaraannya saat lampu kuning menyala. Kondisi yang umum berlaku adalah kendaraan melaju secepat mungkin saat lampu kuning menyala. Tak ayal, perubahan ini menuai kritikan tajam dari publik.

Bahkan kantor berita resmi negara, Xinhua News Agency, pun ikut mengkritik aturan tersebut. Xinhua menyebut aturan itu bertentangan hukum fisika Isaac Newton mengenai sebab akibat berhenti mendadak saat melakukan gerakan. Masyarakat mengeluhkan bagaimana seandainya jika mereka tengah melaju saat hijau dan harus berhenti mendadak ketika lampu kuning menyala.


"Netizens mengatakan sulit untuk berhenti pada lampu kuning. Jika Anda mengurangi kecepatan hingga sangat lambat ketika menuju persimpangan, itu akan membuat kemacetan parah, " tulis Xinhua. "Pernah ada juga menabrak bagian belakang sebuah mobil yang tiba-tiba berhenti untuk lampu kuning."

Kementrian Transportasi Publik sendiri menegaskan terpaksa memberlakukan ini untuk melindungi keselamatan warga. Selain itu pemerintah juga menerapkan denda dua kali lipat lebih berat bagi pelanggar lampu lalu lintas. China memang memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas tinggi karena pengendara yang tidak disiplin dan kendaraan buruk.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!