Pihak Shi Hoo meragukan keabsahan laporan A yang masih bisa mengingat setiap detil kejadian padahal ia mengaku pingsan 13 jam.
- Tim WowKeren
- Selasa, 26 Februari 2013 - 10:16 WIB
WowKeren - Park Shi Hoo sudah menjalani pemeriksaan pertama terkait tudingan pemerkosaan. Kini beredar laporan adanya saksi "B" yang merupakan teman si pelapor "A". Orang tersebut menuding sejak awal Shi Hoo merencanakan memperkosa sehingga menggunakan obat-obatan.
Saksi "B" mengatakan Shi Hoo sama sekali tidak minum namun malah menyuruh "A" meminum alkohol dan memang pada akhirnya "A" minum sebotol soju. Namun "B" curiga Shi Hoo memasukkan obat tertentu karena "A" mengaku padanya merasa ada yang tidak beres dan ia tidak mungkin mabuk hanya dengan satu botol soju. "A" sendiri sudah hilang kesadaran saat berada di mobil dan mengaku merasa dilecehkan dalam keadaan telanjang.
Pihak Shi Hoo kemudian membantah keras laporan tersebut dan menuding "A" telah berbohong. "Laporan bahwa Shi Hoo tidak minum itu salah. Dia memang minum 10 sloki soju selama 3 jam. Setelah insiden itu 'A' pulang jam 2 pagi dalam keadaan baik-baik saja yang bisa dilihat di rekaman CCTV," ucap juru bicara.
"Si 'A' mengaku pingsan selama 13 jam saat pergi ke rumah Shi Hoo tapi masih mengingat jelas setiap detil Shi Hoo yang orang normal mestinya tidak bisa melakukannya," lanjut jubir. "Jadi laporan dia tidak dapat dipertanggungjawabkan. Artikel yang telah keluar juga seolah menyindir bahwa hasil laporan forensik malah melawannya. Kami jadi ingin tahu apalagi komentar dia selanjutnya nanti."
Meski belum ada laporan resmi, namun hasil pemeriksaan urine dan rambut "A" oleh forensik kepolisian tidak menemukan adanya jejak obat-obatan. Walaupun begitu ahli forensik memandang masih ada kemungkinan penggunaan karena pemeriksaan dilakukan setelah 24 jam. "Setelah 24 jam ada kemungkinan tinggi obat-obatan itu telah terbuang dari sistem tubuh," ucap seorang ahli.
(wk/)