Manajemen BTN Konflik, Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Melorot
SerbaSerbi

Krisis internal pengurus dan kekalahan timnas atas Arab Saudi di Pra Piala Asia 2015 cukup mempengaruhi posisi Indonesia yang kini di peringkat 170.

WowKeren - Kondisi sepak bola Indonesia masih carut marut. Tak hanya konflik internal PSSI, Indonesia harus menelan kekecewaan karena peringkat timnas dalam FIFA lagi-lagi melorot.

Kamis (11/4), Indonesia menempati posisi 170 dunia. Padahal bulan lalu, Indonesia berada di posisi 166.

Saat ini Indonesia kalah dari sejumlah negara seperti Vietnam (peringkat 132), Thailand (140), Malaysia (163) dan Laos (168). Merosotnya peringkat tersebut salah satunya karena skuad Garuda kalah 1-2 melawan Arab Saudi dalam Pra Piala Asia 2015, 23 Maret lalu.

Belum lagi krisis manajemen di tubuh Badan Tim Nasional serta pergantian pelatih dan kurangnya waktu latihan. Faktor-faktor tersebut juga cukup berpengaruh pada kinerja para pemain.


Para petinggi PSSI yang diharapkan bisa memberikan solusi nampaknya justru kurang akur. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin dan Wakil Ketua Umum, La Nyalla Mattalitti, agaknya belum sepakat soal pengelolaan Badan Tim Nasional.

Jika La Nyalla sebelumnya mengklaim telah ditunjuk sebagai ketua, Djohar justru berharap jabatan itu masih tetap dipegang oleh Isran Noor. "Memang ada isu yang muncul seperti itu. Tapi Isran masih diperlukan PSSI," kata Djohar.

Sedangkan La Nyalla tetap bersikeras kalau Isran harus diganti. Eks petinggi KPSI itu berencana menurunkan jabatan Isran dari Ketua BTN menjadi Wakil Ketua.

"Saya memilih untuk fokus kerja. Bukan menanggapi hal-hal yang tidak penting. Kita akan bahas program-program BTN dengan mengundang stakeholder sepak bola juga. Wakil klub dan tokoh-tokoh yang selama ini berkecimpung di timnas," kata La Nyalla. "Kita masih mengakomodasi pengurus lama, dengan memberi posisi di wakil ketua. Tetapi kalau tidak mau keluar saja sekalian."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!