MUI Tanggapi Isu Peziarah Jadikan Makam Uje Sebagai Tempat Pesugihan
Selebriti

Ketua MUI, Cholil Ridwan, meminta masyarakat jangan meminta keberhasilan namun justru mendoakan mendiang Uje agar diterima di sisi-Nya.

WowKeren - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Ridwan, angkat bicara soal rumor makam Ustadz Jeffry Al Buchori di kompleks TPU Karet Bivak, Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta, telah dijadikan tempat pesugihan. Cholil mengecam jika masyarakat benar-benar punya motif meminta keberhasilan di makam Uje.

"Saya sebagai ketua MUI mengimbau kepada masyarakat jangan minta-minta di kuburan," kata Cholil. "Meminta di kuburan itu musyrik. Kalau orang sudah meninggal kita cukup doakan saja."

"Uje orang baik kita doakan dia mendapat tempat yang tinggi," jelas Cholil. "Dibebaskan dari siksa kubur, dilapangkan kuburannya dan masuk surga."


Sebelumnya, isu tempat pesugihan tersebut mulai berhembus karena banyaknya para peziarah di makam ustadz yang wafat akibat kecelakaan motor, 26 April lalu itu. Sebagian memang berziarah dan mendoakan Uje, namun segelintir orang ada pula yang mencoba meminta keberhasilan.

"Ada beberapa orang yang memanfaatkan untuk meminta," kata seorang sumber pada Okezone, Senin (29/4). "Mungkin tidak mengerti. Ini makam ulama besar."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!