Panpel Siap Jelaskan Ulah Fans dan Isu Rasisme di Duel Arema vs Persipura
SerbaSerbi

Ketua Panpel Arema, Abdul Haris, mengaku akan memberikan penjelasan pada Komdis PSSI jika memang Persipura melapor soal Aremania yang mengejek para pemain di laga 12 Mei.

WowKeren - Pertandingan Arema Cronous vs Persipura Jayapura, Minggu (12/5), telah berakhir dengan skor 1-2. Namun insiden penonton masuk lapangan dan dugaan rasisme masih belum mencapai kata damai.

Tak hanya mengganggu pertandingan, Aremania diduga melakukan aksi pelemparan kepada para pemain di lapangan dan istri-istri pemain yang berada di tribun VIP. Selain itu pendukung klub Singo Edan juga menyiapkan replika keranda mayat bertuliskan Persipura dan menirukan tingkah laku monyet.

Ketua Panpel Arema Cronous, Abdul Haris, menegaskan pihaknya siap memberikan penjelasan jika manajemen Mutiara Hitam melapor ke Komdis PSSI. Haris juga membantah kalau suporter Arema (Aremania) membuat onar diantaranya masuk ke area shuttle ban.


"Lihat saja nanti. Kalau memang dipanggil Komdis, kami akan jelaskan permasalahannya," kata Haris, Rabu (15/5). "Kalau mereka ada bukti, tidak masalah lapor ke Komdis. Kami siap meladeni."

Haris mengakui kalau suporter yang masuk itu adalah pendukung Persipura yang mengantongi tiket. Panpel tidak memasukkan suporter Persipura ke tribun di Stadion Kanjuruhan, Malang, karena khawatir adanya bentrok dengan Aremania.

"Ternyata suporternya beli tiket di luar. Kalau tidak dimasukkan, kami yang salah," kata Haris. "Makanya kami masukkan, tapi ditaruh di bawah."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!