Klub ISL Dilarang Beli Pemain di 13 Negara Bermasalah
SerbaSerbi

13 negara yang dimaksud diantaranya Afganistan, Korea Utara, Kamerun dan Nigeria yang bermasalah dari segi politis maupun administratif.

WowKeren - Penyelenggara ISL, PT Liga Indonesia, menolak memberikan rekomendasi pada klub jika ingin membeli pemain dari 13 negara tertentu. Keputusan tersebut muncul karena tim Clearing House Imigrasi menganggap 13 negara itu rawan konflik, perbedaan ideologi dan gejolak politik.

13 negara tersebut yakni Afganistan, Bangladesh, Korea Utara, Irak, Pakistan, Sri Lanka, Israel, Guinea, Kamerun, Liberia, Niger, Nigeria dan Somalia. "Di 13 negara itu ada masalah administrasi, seperti mendapatkan visa dan Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas) yang selama ini sulit didapatkan," terang Sekretaris PT LI, Tigor Shalom Boboy, baru-baru ini.


Kebijakan itu juga belajar dari pengalaman sebelumnya. "Kalau terdapat masalah akan sangat sulit. Kami tidak ingin persiapan klub terganggu dengan persidangan para pemain karena tidak memiliki kelengkapan administrasi," lanjutnya.

Keputusan mulai berlaku di putaran dua ISL 2012-2013. Pendaftaran pemain untuk bursa transfer ini akan ditutup 24 Mei. "Baru saat ini bisa diterapkan, meski kami sudah berencana sejak lama. Kami akan melanjutkan kebijakan ini pada kompetisi 2014 mendatang," tegas Tigor.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!