Sarwendah melalui kuasa hukumnya membantah tudingan sindiran kepada Ruben Onsu.
- Jumat, 05 Juni 2026 - 13:02 WIB
WowKeren - Perselisihan antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah beredarnya video viral yang menampilkan Sarwendah melontarkan pernyataan kontroversial. Dalam video tersebut, Sarwendah menyebutkan bahwa ia tidak membutuhkan uang dari laki-laki dan menambahkan kata 'cong', yang memicu spekulasi bahwa pernyataannya ditujukan untuk Ruben Onsu, mantan suaminya.
Menanggapi tudingan tersebut, Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa ucapan kliennya tidak ditujukan kepada Ruben. Chris mengatakan, "Saya menonton video itu, memang video itu menurut saya bisa dipahami berbeda-beda, tetapi prinsipnya tidak ditujukan kepada RO (Ruben Onsu)." Ia menambahkan, dalam video tersebut tidak ada penyebutan nama atau inisial yang merujuk kepada Ruben, sehingga bisa jadi konteks pembicaraan Sarwendah adalah hal lain yang tidak berkaitan dengan konflik mereka di masa lalu.
"Mungkin klien saya bercerita soal film, mungkin klien saya juga bercerita soal novel, bercerita tentang kehidupan orang lain, kan bisa aja," jelas Chris. Ia juga menekankan bahwa masih banyak hal yang perlu diklarifikasi terkait video tersebut.
Setelah video itu viral, Sarwendah merasa terganggu dengan framing negatif yang berkembang di media sosial, yang menyudutkan posisinya sebagai ibu dari anak-anak mereka. Chris menyebutkan, "Kita kan enggak bisa membatasi imajinasi seseorang ya atau analisis seseorang, tetapi mungkin saja klien kami saat ini memang merasa sangat terganggu dengan situasi yang diputar-balikkan ini. Selama ini klien kami diam, tidak pernah bicara bahkan satu kata pun."
Melalui klarifikasi ini, pihak Sarwendah berharap untuk menghentikan perdebatan di media sosial dan menjaga komunikasi yang baik antara Sarwendah dan Ruben demi kepentingan anak-anak mereka tanpa harus selalu melibatkan kuasa hukum. Isu ini muncul di tengah perselisihan mereka terkait masalah harta, seperti biaya sekolah anak-anak, kewajiban nafkah, hak asuh, serta masalah ambil alih rumah setelah perceraian mereka.
Sebelumnya, Sarwendah mengeluhkan bahwa Ruben belum memberikan uang nafkah selama enam bulan terakhir, sementara pihak Ruben menganggap keluhan tersebut sebagai bentuk 'protes' karena ia sulit bertemu dengan anak-anaknya yang berada di bawah pengasuhan Sarwendah. Perselisihan ini semakin rumit ketika Sarwendah menyatakan keinginannya untuk mengambil alih rumah di kawasan Cilandak yang saat ini ditempati bersama kedua putrinya setelah perceraian mereka.
Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024, dengan keputusan yang diambil secara verstek karena Sarwendah tidak hadir dalam proses sidang perceraian. Humas Pengadilan Jakarta Selatan, T. Marbun, mengonfirmasi perceraian tersebut, menandakan bahwa perselisihan antara keduanya masih berlanjut meski telah berpisah.
(wk/timw)