Red Bull dan Ferrari mempertimbangkan untuk menyiapkan tes pribadi gara-gara FIA hanya memberi hukuman ringan terkait kasus uji coba ilegal Mercedes-Pirelli.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 Juni 2013 - 10:41 WIB
WowKeren - Tim Red Bull dan Ferrari akan melakukan "balas dendam" karena vonis hukuman FIA untuk Mercedes yang dinilai terlalu ringan. Sebelumnya, tim Mercedes hanya mendapat teguran dan dilarang ikut Young Driver Test (YDT), 17-19 Juli.
Padahal tes pribadi yang dilakukan Mercedes dan Pirelli pertengahan Mei itu dianggap melanggar aturan. Hal ini karena tes ban tersebut seharusnya diikuti oleh tim lainnya.
Untuk itu, Red Bull dan Ferrari berencana melakukan tes pribadi tandingan. Bahkan dua tim unggulan itu mempertimbangkan untuk absen di Young Driver Test.
Sejauh ini, Red Bull dan Ferrari belum mengiyakan soal rencana tersebut. Namun sudah bukan rahasia lagi kalau Red Bull maupun Ferrari masih belum terima dengan tes pribadi Mercedes-Pirelli itu.
"Bagaimana bisa sebuah teguran cukup untuk menghukum tim yang harus berjuang keras di GP Spanyol, melakukan tes, lalu berhasil meraih kemenangan di Monako," kata seorang sumber Ferrari pada The Times. "Tidak ada yang tahu mengenai tes itu, mengapa tidak ada penyelidikan sebelum sidang itu digelar untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Tak heran jika banyak tim yang marah."
(wk/)