Carina Ubeda telah menyemprot kain darah haidnya dengan cairan disinfektan agar bersih dan tidak amis saat dipamerkan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 26 Juni 2013 - 15:43 WIB
WowKeren - Sebuah pameran seni di kota Quillota, Chile, menampilkan karya yang mengejutkan milik Carina Ubeda. Wanita asal Chile ini memajang darah menstruasinya sendiri sebagai karya seni. Kain dengan noda darah haid itu dikumpulkannya selama 5 tahun.
Karya kontroversial ini digantung bersama hiasan apel sebagai simbolisasi proses ovulasi atau pembuahan. Darah haid Carina dioleskan di selembar kain yang diletakkan pada tatakan bordir (embroidery hoops). Pada masing-masing tatakan, dijahit kata-kata seperti "Production", "Discard" dan "Destroyed".
Carina bisa mengumpukan tersebut karena tak pernah menggunakan pembalut saat menstruasi akibat alergi sehingga menggantinya dengan kain. Ia juga menegaskan bahwa karyanya ini bersih dan tidak berbau amis. Sebab sebelum memamerkannya, Carina telah menyemprot setiap kain dengan cairan disinfektan.
"Banyak orang yang menanyakan kenapa aku ingin memamerkan hal yang sangat personal," ucap lulusan seni Universitas Playa Ancha ini. "Tak sedikit juga pengunjung yang merasa ini menjijikkan dan kotor. Namun bagiku ini hanya sebuah karya sederhana. Aku melihatnya secara berbeda."
Meski menuai kritikan dari kaum hawa namun tak sedikit yang memuji karya berbau feminisme tersebut. Pengunjung wanita lainnya mengaku tak keberatan karena darah menstruasi merupakan anugerah bagi wanita dan membuatnya unik.
(wk/)