Jenazah Sekou Camara diterbangkan ke Kuala Lumpur, dilanjutkan ke Ethiopia dan diperkirakan sampai di kampung halaman, Bamako, Mali, Jumat (2/8).
- Tim WowKeren
- Rabu, 31 Juli 2013 - 11:26 WIB
WowKeren - Manajemen Pelita Bandung Raya berjanji menyelesaikan masalah administrasi yang membuat pengiriman jenazah mendiang striker Sekou Camara ke Mali tertunda. Seharusnya, jenazah striker berusia 27 tahun itu diterbangkan Senin (29/7) malam.
Namun karena sulitnya mendapatkan maskapai penerbangan internasional yang bersedia menerima pengiriman jenazah dan urusan dokumen yang belum selesai membuat rencana tersebut berubah. Masalah lainnya yakni jarangnya rute penerbangan dari Indonesia ke Mali.
"Ada masalah kecil yang membuat tertunda. Kami terus usahakan secepatnya," sahut Direktur Utama PT Kreasi Performa Pasundan, Pengelola PBR, Marco Gracia Paulo. "Karena itu masih kami tempatkan di sini sampai ada kepastian cargo berangkat."
"Jenazah Rabu pagi (31/7) diterbangkan ke Kuala Lumpur, Malaysia," lanjut Marco. "Di sana transit sampai Kamis (1/8) dini hari baru terbang ke Ethiopia. Transit di sana, langsung ke Bamako, Mali. Perkiraan sampai, Jumat (2/8)."
Sekou Camara meninggal di saat latihan, Sabtu (27/7). Ia mendadak mengalami serangan jantung dan sempat mendapat penanganan medis. Sayangnya nyawa eks pemain PSAP Sigli dan Persiwa Wamena ini tak tertolong lagi.
(wk/)