Davide Andreani mengaku hanya tidak punya kaleng asal Kuba dan Korea Utara dengan koleksi paling tua keluaran 1959.
- Tim WowKeren
- Kamis, 01 Agustus 2013 - 10:21 WIB
WowKeren - Davide Andreani mungkin bisa disebut fans sejati Coca Cola. Pasalnya, ia mengkoleksi kaleng Coca Cola nyaris dari seluruh dunia. Kini koleksinya telah berjumlah 10 ribu buah.
Pria asal Pesaro, Italia, ini sudah mulai mengkoleksi kaleng Coca Cola sejak usia 15 tahun. Hobinya itu diawali dengan mengumpulkan kaleng edisi khusus yang diberikan ayahnya saat pulang dari Eropa. Kini ia memiliki kaleng dari hampir seluruh negara di dunia, kecuali Kuba dan Korea Utara yang memang tidak menjual Coca Cola.
"Ayahku pulang dari perjalanan bisnis di Eropa dan memberiku kaleng 150 ml dari pesawat dengan desain khusus yang hanya ada di negara lain," tutur Davide tentang kaleng pertamanya. Ia juga menuturkan bahwa kaleng paling mahal di pelelangan adalah edisi perayaan dengan warna emas.
Kaleng paling tua milik Davide adalah berdesain berlian keluaran 1959. Selain itu ia punya kaleng dari Nikaragua dan Namibia, termasuk kaleng Ghostbuster asal Puerto Rico. Davide bahkan memiliki kaleng edisi khusus untuk pegawai Coca Cola Italia.
Davide berseloroh untuk memamerkan seluruh koleksinya butuh sebuah kastil. Ia mengaku sekarang masih memburu banyak edisi lainnya. Tak hanya untuk disimpan, pria berusia 39 tahun ini juga membisniskan kaleng koleksinya, seperti menjual edisi khusus kemerdekaan Singapura dengan harga USD 500.
(wk/)