CEO Microsoft Paling Menyesalkan Kelahiran Windows Vista
SerbaSerbi

Vista mengakui Windows Vista sebagai penyesalan terbesarnya selama 33 tahun berkarir di Microsoft.

WowKeren - Steve Ballmer telah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO Microsoft. Dalam sebuah kesempatan singkat, ZDNet melakukan wawancara setelah pengumuman tersebut. Ballmer pun membeberkan hal yang paling disesalinya selama menjadi nahkoda Microsoft.

Dalam wawancara yang membahas seluk beluk karir Ballmer di Microsoft itu ditanyakan juga apa kebanggan dan penyesalannya. Ia menyebutkan bahwa Windows Vista sebagai penyesalan terbesarnya selama 33 tahun berkarir di Microsoft.

"Saya sebenarnya punya banyak kesempatan berbuat kesalahan. Mungkin ini karena perusahaan ingin fokus di periode A, atau periode B," tutur Ballmer. "Tapi hal yang paling saya sesali adalah mengenai apa yang kami lakukan terhadap Vista."


Ballmer mengakui jika OS yang dirilis Januari 2007 itu menimbulkan banyak masalah bagi pengguna. Karena membutuhkan spesifikasi komputer yang cukup tinggi, akhirnya malah banyak pengguna yang ogah melakukan upgrade ke Vista. Alhasil karena banyaknya yang kembali menggunakan Windows XP membuat Vista tidak laku di pasaran.

Windows Vista menjadi produk terburuk dalam sepanjang sejarah Microsoft yang akhirnya menguntungkan Apple dengan Mac-nya. Mulai awal rilis, Vista sudah banyak memiliki bug dan tidak stabil sehingga membuat driver sering crash. Meski perlahan-lahan diperbaiki tapi pengguna sudah terlanjur "trauma" sehingga tetap tidak mau menggunakannya.

Meski tak menjelaskan lebih detil namun Ballmer mengindikasikan kegagalan Vista itu memberikan pengaruh yang luas. "Selalu ada efek samping dari itu semua ketika mengaitkan sebuah tim besar untuk melakukan sesuatu yang terbukti tidak sukses," imbuh CEO sejak 2000 lalu ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!