Analis Glen Yeung yakin diam-diam iPhone 5C sudah mengungguli pesanan iPhone 5S dalam 24 jam sejak rilis.
- Tim WowKeren
- Rabu, 18 September 2013 - 11:45 WIB
WowKeren - Menjelang penjualan perdana iPhone 5C dan iPhone 5S pada 20 September nanti membuat jumlah pesanan atau pre-order jadi sorotan. Para analisis memprediksi jumlah pesanan iPhone 5C dan iPhone 5S yang bersaing.
Analis Glen Yeung dari Citi meyakini Apple telah mengantongi 2,2 juta pesanan iPhone 5C hanya dalam 24 jam sejak peluncuran. Jumlah itu mengungguli iPhone 5 pada perilisan tahun lalu. Prestasi "iPhone murah" ini diyakini disumbang dari hasil kerjasama Apple dengan operator terbesar di China dan Jepang.
Apple memang berhasil menggandeng China Mobile yang memiliki 700 juta pelanggan untuk memasarkan iPhone 5C. Sedangkan di Jepang meneruskan kerjasama dengan NTT DoCoMo yang sudah dilakukan sejak tahun lalu untuk iPhone 5. Meski begitu hingga kini Apple belum mengumumkan jumlah pre-order iPhone 5C maupun iPhone 5S.
iPhone 5C dan iPhone 5S diharapkan bisa terjual 7,75 juta unit selama sepekan pertama penjualan perdananya. Untuk iPhone 5C sendiri diprediksi bisa terjual 4,5 juta unit dan iPhone 5S "hanya" 3,2 juta unit. Penjualan itu seharusnya bisa melebihi rekor iPhone 5 yang laku 5 juta unit dalam sepekan pertama.
Namun analis tidak terlalu optimis dengan penjualan iPhone murah di negara berkembang karena harganya yang terlampau mahal. "Dalam hal ini kami tidak yakin sukses jika dijual tanpa subsidi karena perbandingan harga yang terlalu jauh dengan pesaing di China," ucap Glen.
(wk/)