Roy menyadari kalau kemenangan Indonesia di Piala AFF U-19 2013 bukan hanya ditentukan Ilham tapi berkat para pemain lain serta strategi tim pelatih Indra Sjafri.
- Tim WowKeren
- Selasa, 24 September 2013 - 09:56 WIB
WowKeren - Menpora Roy Suryo mengakui kalau Ilham Udin menjadi pemain terakhir yang menceploskan gawang ke kandang Vietnam sekaligus memastikan Indonesia menjadi juara Piala AFF U-19 2013 dalam drama adu penalti. Meski begitu, Roy meminta masyarakat tidak terlalu mengagung-agungkan Ilham.
Pasalnya kemenangan tersebut juga hasil kerja keras semua pemain dan tim pelatih yang dikepalai Indra Sjafri. "Kita harus jaga soliditas tim dari gangguan-gangguan internal. Jangan mengultuskan seolah-olah dia (Ilham) sebagai dewa penyelamat. Ini semua prestasi untuk kita semua karena ini cukup luar biasa setelah kita puasa prestasi 22 tahun lamanya," kata Roy baru-baru ini.
Roy juga mengingatkan PSSI agar bijak dalam menentukan masa depan para pemain berbakat seperti Ilham, Maldini, Evan Dimas ataupun kiper U-19, Ravi Murdianto. "PSSI harus bijak dalam meneruskan potensi dari anak-anak ini agar timnas ini bisa terus solid dan jangan mudah dibongkar pasang," saran Roy.
Sementara itu, Ilham akan mendapat penghargaan dari Ketua DPD Partai Golkar Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus. Cucu Gubernur Maluku Utara tersebut akan mendapat bonus Rp 100 Juta. "Ketua DPD Golkar Malut juga memberikan bonus kepada orangtua pemain asal Ternate itu berupa ongkos naik haji (ONH)," kata Ketua Bidang Komunikasi DPD Partai Golkar Malut, Syawaluddin Damopolii di Ternate, Senin (23/9).
Menurut rencana, bonus uang tunai dan ONH tersebut akan diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Malut yang juga Bupati Kepulauan Sula itu, 27 September 2013. Penyerahan itu juga bertepatan dengan pembukaan kejuaraan sepakbola AHM Cup di Ternate.
(wk/)