Samsung mengatakan kinerja CPU/GPU secara otomatis akan optimal saat menjalankan program yang butuh performa besar, bukan disengaja.
- Tim WowKeren
- Jumat, 04 Oktober 2013 - 10:41 WIB
WowKeren - Belakangan ini Samsung menjadi sorotan karena diduga melakukan akal-akalan pada tes benchmark. Samsung dituding melakukannya untuk menaikkan nilai spesifikasi Galaxy Note 3. Kini mereka membantahnya.
Benchmark adalah software khusus untuk mengukur kinerja prosesor dan pengolah grafis dengan standar tertentu. Kecurangan biasanya dilakukan dengan cara produsen sengaja meningkatkan tegangan atau frekuensi prosesor dan pengolah grafis agar mencetak skor yang tinggi di benchmark. Kali ini Samsung diyakini telah mencurangi beberapa benchmark untuk pengujian Galaxy Note 3.
Ars Technica telah melakukan uji coba dengan menggunakan beberapa benchmark populer di Android seperti AnTuTu, Quadrant atau Geekbench 3. Dari hasil itu didapat bahwa kinerja Galaxy Note 3 yang tercatat di benchmark jauh lebih tinggi dengan penggunaan biasa. Samsung pun mengatakan kinerja Galaxy Note 3 yang tinggi itu terjadi secara otomatis.
"Galaxy Note 3 memaksimalkan frekuensi CPU/GPU-nya ketika menjalankan program yang membutuhkan performa besar," ucap jubir Samsung pada CNET UK. "Ini bukan dimaksudkan untuk membesar-besarkan hasil benchmark. Kami tetap berkomitmen untuk memberikan konsumen kami pengalaman penggunaan yang terbaik."
(wk/)