Dibanderol Rp 8 Jutaan, BlackBerry Z30 'Ditolak' di Kandang Sendiri
SerbaSerbi

Operator terbesar di Kanada beralasan hanya memilih memasarkan ponsel yang paling diinginkan konsumen sehingga menolak Z30.

WowKeren - Di tengah awan mendung menyelimuti perusahaan, BlackBerry masih percaya diri menelurkan Z30. Alih-alih mendapat sambutan positif, BB dengan layar jumbo itu menjadi kontroversi. Tak hanya mahal, Z30 malah ditolak di negaranya sendiri.

Di Inggris Z30 dijual dengan harga 530 poundsterling atau sekitar Rp 9,7 juta tanpa kontrak. Namun di Kanada hadir lebih murah dengan banderol USD 700 atau Rp 8 jutaan. Sedangkan jika membeli dengan kontrak maka konsumen hanya perlu mengeluarkan kocek USD 149 (Rp 1,7 juta) hingga USD 199 (Rp 2,3 juta).

Sayangnya, operator terbesar di Kanada malah tidak akan menjual Z30. CEO Rogers, Robert Bruce, mengatakan Z30 sebagai smartphone yang "bagus" dan "kelas atas" namun tetap tak akan memasarkannya. "Kami telah membuat keputusan tentang ponsel yang konsumen kami paling inginkan," ucap Robert sebagai alasan.


Meski Roger tak memasarkan Z30 namun masih ada operator Bell, Telus dan MTS yang mulai menjualnya pada 15 Oktober. Sedangkan di Indonesia belum diketahui tanggal rilisnya. Untuk harganya diperkirakan tak jauh beda yakni kisaran USD 700.

BlackBerry Z30 memiliki layar Super Amoled, 5 inci, terbesar diantara BlackBerry model lain, dengan resolusi 1.280x720 kepadatan 285 ppi. Untuk dapur pacunya ditenagai prosesor dual core Snapdragon S4 Pro 1,7GHz, grafis quad core dan RAM 2GB. Kameranya dibekali kualitas 8MP dengan kemampuan autofocus.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!