Pola gaya permainan Korea Selatan yang selalu menyerang membuat timnas Laos kewalahan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 10 Oktober 2013 - 22:35 WIB
WowKeren - Bukan juara bertahan namanya jika tidak bisa memenangkan pertandingan. Pola permainan Timnas Korea Selatan (Korsel) melawan Timnas Laos dari babak pertama hingga terakhir tidak pernah berubah. Pola gaya permainan yang selalu menyerang membuat timnas Laos kewalahan.
Oleh sebab itu pada babak pertama timnas Korsel telah menjebol gawang timnas Laos sebanyak 3 kali. Berawal dari Hwang Hee Chan, Seol Taesu lalu Lee Jong Bin. Di babak kedua Lee Jong Bin kembali mencetak gol sebanyak 2 kali.
Tidak ingin menyerah begitu saja, timnas Laos juga tak mau ketinggalan mencoba menjebol gawang Timnas Korsel pada babak kedua. Alhasil, pada menit ke-34 Soukchinda Natphasouk berhasil menjebol gawang Korsel.
Kedua pelatih kesebelasan menganggap pola permainan anak-anak asuh mereka cukup baik. Dan mereka cukup puas dengan hasilnya.
"Pola permainan Tim Laos hari ini sangat bagus. Terutama pertahanannya dan kipernya. Dan kami berharap sukses untuk Timnas Laos untuk ke depannya," kata Kim Sang Ho pelatih Korsel. "Kami bangga atas skor yang didapat hari ini. Dan untuk menghadapi Indonesia, kami akan mengubah total mulai dari pemain, strategi dan lainnya."
"Buat kami sebagai Timnas Laos permainan tadi adalah pertandingan yang cukup bagus. Timnas Korsel memang tim yang kuat," kata Chandalaphone Liepvisay, pelatih Laos. "Dan sayangnya dalam pertandingan tadi, kami merasa wasit kurang adil terhadap pemain kami. Beberapa pemain termasuk kiper kami memang mengalami cidera. Oleh sebab itu pola permainan kami adalah bertahan."
(wk/)