Arak-Arakan Kirab Royal Wedding Tarik Perhatian Warga
Nasional

Rombongan 12 kereta Keraton dengan 360 pengawal menarik perhatian ribuan warga untuk menonton.

WowKeren - Ijab qabul yang diadakan Selasa (22/10) menjadi penanda KPH Notonegoro resmi menyunting GKR Hayu. Hari ini, Rabu (23/10), keduanya menjalani Kirab sebagai prosesi adat selanjutnya. Acara adat dengan banyak personil ini mengundang perhatian warga sekitar.

Kirab adalah prosesi mengantar kedua mempelai dari Keraton menuju Bangsal Kepatihan untuk menjalani resepsi. Adat ini merupakan peninggalan Sultan Hamengku Buwono VII. "Kalau dulu, pengantin perempuan ditandu dan yang laki-laki naik kuda. Sekarang naik kereta," kata GKR Hemas.

Ada total 12 kereta yang ditarik 68 ekor kuda pada prosesi ini. Setiap kereta memiliki nama, fungsi serta urutan tertentu dalam arak-arakan Kirab. Tak hanya itu, sebanyak 360 prajurit mengawal arak-arakan kirab. Di antaranya ada empat bergada prajurit, yaitu bergada prajurit Wirabraja, Daeng, Ketanggung dan Mantrijeron yang khusus mengawal kereta Sultan.

Kirab dimulai dengan keberangkatan kedua mempelai dari Ndalem Ngeben dengan kereta Kyai Jongwiyat. Kemudian diikuti oleh Kyai Notopuro yang mengangkut utusan Sultan. Sedangkan selanjutnya akan ada Kyai Ambarukmo, Kyai Notobiru dan Kyai Permili yang mengangkut penari Bedaya Mataram.

Sesampainya di Museum Sonobudoyo, Kyai Winomoputro yang mengangkut Sultan dan GKR Hemas keluar dari Keraton. Kereta tersebut diikuti Kyai Landower Wisman, Kyai Landower Suroboyo, Kyai Landower Ijem, Kyai Mandrasuwala yang ditumpangi Adipati Puro Paku Alam Sri Paduka Paku Alam IX serta Kyai Pus Gading dan Kyai Puspoko Manik yang dikendarai kerabat Paku Alaman.

Prosesi yang mempertontonkan budaya Yogyakarta ini mendapat antusiasme besar dari warga sekitar dan luar kota. Masyarakat sudah memadati jalur kirab sebelum pukul 07:00. Seorang warga mengungkapkan rela berjalan 2 km demi melihat acara adat ini. "Saya jalan dari rumah di Jalan Jenggotan (Kota Yogyakarta) mau melihat ratu mantu," ungkapnya.


Tingginya jumlah masyarakat yang melihat Kirab membuat Kapolda DIY, Brigjen Pol Haka Astana melakukan pengamanan ketat. Tiga ribu personil baik dari satuan kepolisian dan pasukan keamanan Keraton diturunkan sebagai pagar betis dan ruas jalan yang menjadi rute Kirab seperti Ndalem Keben-Jln. Rotowiyan-Jln. Ahmad Yani-Jln. Malioboro hingga Bangsal Kepatihan akan ditutup.

Kunjungi GALERI FOTO Royal Wedding Yogyakarta.

Berikut ini gambar mempelai menjelang Kirab:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!