Delfina Cedeno memiliki adrenaline 20 kali lipat lebih tinggi dari normal sehingga dapat keluar melalui pori-pori kulit dan kondisi itu membuatnya sangat depresi.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 07 Desember 2013 - 09:54 WIB
WowKeren - Menderita kelainan langka membuat Delfina Cedeno mengalami kehidupan yang sulit. Pasalnya, ia menangis dan berkeringat darah. Tak hanya sakit, kelainan itu juga membuatnya depresi karena tidak bisa bersosialisasi dengan normal.
Kondisi mengeluarkan darah itu dialami Delfina sejak 4 tahun lalu tanpa sebab. Tiba-tiba ia mengeluarkan darah dari kuku, pusar, kulit, hidung dan air matanya serta rambut rontok. Dalam kondisi paling parah, ia pernah mengeluarkan darah selama 15 hari hingga tubuhnya kritis dan membutuhkan transfusi.
Gadis berusia 19 tahun ini pun depresi karena kondisinya ini hingga mencoba untuk bunuh diri yang untungnya gagal. Para dokter juga dibuat bingung dan baru percaya ketika ia menangis darah di hadapan mereka. "Semua orang takut jika menyentuhku maka aku akan berdarah dan menodai mereka," ucap Delfina.
Kini dokter menemukan penyebab dari kondisi Delfina tersebut yang diduga akibat sindrom sangat langka bernama hematidrosis. Hal itu menandakan bahwa seseorang memliki level adrenaline 20 kali lipat lebih tinggi dari normal. Saat stres sedikit saja bisa memicu tekanan pada pembuluh darah di sekitar kelenjar keringat sehingga naik ke kulit keluar sebagai keringat bercampur darah.
Alhasil sekarang Delfina diberi terapi untuk mengatasi stres untuk mengurangi pendarahan. Untunglah kondisinya membaik setelah bertemu dengan Recaris, sang kekasih yang kini menjadi tunangannya. "Aku masih berdarah namun untung ada Recaris, ia membuatku merasa tenang karena akan selalu melindungiku," tutur gadis yang tinggal di Veron, Republik Dominika, ini.
(wk/)