Keuntungan BlackBerry anjlok 56 persen dengan penjualan BB 10 hanya seperempat dari total smartphone terjual.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 21 Desember 2013 - 12:09 WIB
WowKeren - Kabar buruk rupanya belum mau beranjak dari BlackBerry. Dalam laporan keuangan kuartal ketiga tahun ini mereka kembali mencatatkan pendapatan yang terjun bebas.
BlackBerry mengalami kerugian USD 4,4 miliar atau Rp 53,6 triliun. Ironisnya nilai kerugian itu mendekati suntikan dana yang ditawarkan Fairfax Holdings yaitu USD 4,7 miliar. BlackBerry sendiri diketahui menampik tawaran diakuisisi Fairfax dan memutuskan memecat CEO Thorsten Heins.
Selama 3 bulan, yang berakhir 30 November, BlackBerry hanya meraup untung USD 1,2 miliar. Jumlah itu merosot 56 persen dari kuartal sama tahun lalu yaitu USD 2,7 miliar. Kemerosotan pendapatan itu diperparah dengan penjualan BlackBerry 10 yang terus anjlok.
BlackBerry 10 tercatat hanya laku 1,1 juta unit selama kuartal ketiga. Namun untuk total smartphone yang terjual adalah 4,3 juta perangkat BlackBerry. Hal ini dipandang memprihatinkan karena pada 2 tahun lalu BlackBerry masih bisa menjual 14,2 juta smartphone.
Meski sangat buruk namun CEO John Chen masih percaya diri perusahaannya akan bangkit lagi. Ia yakin dapat membalikkan keadaan setidaknya dalam tiga tahun ke depan. BlackBerry bisa "sembuh" pada akhir 2015 dan meraup keuntungan mulai 2016.
(wk/)