Leonardo menyatakan bahwa kehidupan hedonis yang diperlihatkan di film 'The Wolf of Wall Street' merupakan sebuah peringatan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 31 Desember 2013 - 13:46 WIB
WowKeren - Leonardo diCaprio baru-baru ini membintangi "The Wolf of Wall Street". Film yang disutradarai oleh Martin Scorsese ini menuai sukses dengan berhasil meraup USD 34,3 juta dolar (Rp 35 miliar) setelah 5 hari rilis.
Namun film berdurasi 3 jam ini tetap tak lepas dari berbagai kritikan. Baru-baru ini seorang pria melontarkan kritikan tajam terhadap film baru Leo dan mengumpatnya sebagai film yang buruk.
Kritik tersebut karena film Leo terlalu menonjolkan sisi kehidupan hedonisme atau berfoya-foya. Walau begitu Leo tetap menanggapinya dengan tenang.
"Aku harap orang-orang mengerti bahwa kita juga tidak menyukai perilaku seperti itu," ungkap Leo. "Film ini adalah peringatan untuk kita agar menjauhi hal-hal yang memabukkan seperti itu."
Ia juga memuji Scorsese yang telah membuat karakternya menjadi lebih hidup. "Ia berhasil menghidupkan peran Belfort yang bersalah tanpa harus dihakimi," jawab Leo.
Film ini bercerita tentang kisah nyata yang diangkat dari otobiografi Jordan Belfort. Ia adalah seorang pialang saham yang suka menghambur-hamburkan uangnya dan terjebak dalam kehidupan seks dan narkoba. Akhirnya ia ditangkap polisi dan dipenjara 22 bulan akibat bisnis ilegal maupun pencucian uang.
Film yang dirilis 25 Desember 2013 ini menampilkan sejumlah bintang-bintang film ternama. Diantaranya Jonah Hill (Donnie Azoy), Margot Robbie (Naomi Lapaglia), Kyle Chandler (Agent Patrick Denham) dan Jon Bernthal (Brad).
(wk/)