Khalid Al Jaaidi mempersiapkan fisik dan psikologisnya untuk ikut misi menetao di Mars yang berangkat 2025.
- Tim WowKeren
- Kamis, 16 Januari 2014 - 15:37 WIB
WowKeren - Bagaimana rasanya jika akan pergi meninggalkan bumi dan tak kembali lagi? Setidaknya bagi Khalid Al Jaaidi itu adalah sebuah impian yang jadi kenyataan. Ia begitu antusias akan dikirim ke Mars dan tak akan pulang lagi.
Khalid menjadi bagian dari misi Mars One yang akan membangun koloni manusia pertama di Mars. Ia menjadi satu di antara 1.057 orang terpilih yang berhasil mengalahkan hampir 200 ribu orang lainnya. Misi ambisius itu akan diberangkatkan pada 2025, sedangkan usia Khalid saat ini 21 tahun.
Pria asal Dubai itu mengaku melamar untuk misi Mars One karena keinginannya berpetualang. Awalnya keluarga mengira Khalid hanya bercanda ketika menunjukkan e-mail balasan dari Mars One, namun akhirnya mereka setuju. "Aku pertama kali dengar misi Mars One pada April 2013, beberapa minggu sebelum pendaftaran dibuka aku sudah tahu ingin jadi bagiannya," ungkap Khalid.
"Bisa dikatakan semuanya mendukung. Hanya ibuku yang tidak benar-benar bahagia. Ayah mengatakan padaku bahwa rencanaku ini keren dan sudah mantab," lanjut desainer grafis ini. "Lagipula semua itu hanya Allah yang menetukan."
Mars One adalah misi buatan perusahaan asal Belanda untuk mendaratkan manusia di Planet Merah dan menetap selamanya di sana. Khalid mengakui mulai mempersiapkan diri secara fisik dan psikologis untuk menghadapi kenyataan tak akan kembali ke Bumi. Ia mengaku akan membawa Al Quran ke Mars dan pasti akan merindukan puding karamel buatan sang ibu.
Namun Khalid belum tentu pergi ke Mars karena seleksi masih terus berlanjut hingga tersaring hanya 24 orang. Mereka yang terpilih akan menjalani pelatihan selama 8 tahun dan dibayar sebagai astronot Mars One.
(wk/)