Enda mengaku bencana banjir bandang itu melenyapkan harta benda dan membuat keluarganya sulit dihubungi.
- Tim WowKeren
- Senin, 20 Januari 2014 - 16:08 WIB
WowKeren - Enda berduka karena rumahnya di Manado juga terkena dampak banjir bandang dengan ketinggian air mencapai 10-15 meter. Gitaris band Ungu tersebut mengaku belum bisa menghubungi keluarga di Manado terkait bencana itu.
"Memang bener-bener gak ada yang bisa diselamatin di rumah. Aku juga gak bisa telponan, karena putus komunikasi pas kejadian itu," ujar Enda di Studio latihan Ungu, di Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, Senin (20/1). "Apalagi beberapa hari ini, pas banjir surut itu banyak banget sampah bahkan lumpur di dalem rumah gue itu sepinggang."
Gitaris berusia 37 tahun tersebut mengetahui banjir bandang tersebut dari sejumlah pihak yang mengabarinya sekaligus via media. "Aku bangun jam 10 pagi, kan udah jam 11 waktu sana, udah ada berpuluh-puluh miscall di handphone, ada apa ini? Aku lihat TV baru tahu ada banjir, itu aku udah gak bisa telepon, gak kebayang deh. Aku sih bukan mengkhawatirkan barang, tapi keselamatan nyawa," tuturnya.
Rumah Enda di Manado memang dekat dengan sungai. Ia ingin ke Manado untuk membantu keluarganya. "Aku mau ajak mamaku ke Jakarta, tapi mama gak mau ninggalin rumah. Nanti tanggal 22 (22 Januari) aku ke sana," sahutnya.
(wk/)