Inilah Pernyataan Mundur Sandro Rosell Sebagai Presiden Barcelona
SerbaSerbi

Rosell memutuskan mengundurkan diri karena tak ingin citra klub tercoreng setelah ia dikaitkan dengan kasus dana transfer Neymar.

WowKeren - Presiden Barcelona, Sandro Rosell secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Alasan Rosell mengundurkan diri adalah dugaan kasus transfer Neymar dari klub Brazil, Santos, pada bursa trnsfer musim panas lalu.

Seluruh manajemen klub Barcelona melakukan pertemuan luar biasa pada hari Kamis(23/1) yang dihadiri Wakil Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dan Javier Faus, serta petinggi-petinggi Barcelona seperti Joanjo Castillo, Antoni Rossich dan Albert Montagut. Berikut pernyataan resmi Rosell yang disertai peletakan jabatannya sebagai Presiden Barcelona.

"Untuk beberapa waktu terakhir, saya dan keluarga saya mengalami serangan dan ancaman yang entah datang dari mana. Ancaman dan serangan ini membuat saya ragu jika terus jadi presiden, saya akan membuat keluarga saya dalam bahaya," ujar Rosell. "Belakangan, tuduhan yang tak adil dan gegabah tentang penyalahgunaan (dana transfer), telah mendatangkan perkara hukum terhadap saya di muka umum. Sedari awal, saya sudah katakan bahwa perekrutan Neymar sudah sebagaimana mestinya dan pembeliannya menyebabkan keputusasaan dan rasa iri dari beberapa musuh-musuh kami."


"Sudah menjadi hak anggota klub untuk mendapat informasi yang dibutuhkan, agar sesuai dengan kerahasiaan klub pada beberapa hal dan fakta tertentu. Kerahasiaan ini jadi hal yang esensial dalam dunia sepakbola karena jika tidak, klub yang akan mengalami kerugian. Dewan direksi adalah satu tim dan tim ini memimpin sebuah proyek yang sudah membawakan sukses besar buat klub. Saya tak ingin serangan yang tak adil buat saya ini, bisa mempengaruhi manajemen mereka atau citra klub. Oleh karena itulah saya merasa waktu saya (sebagai Presiden) sudah berakhir," tambah Rosell. "Sekarang, sesuai statuta klub, saya menyampaikan pengunduran diri saya yang tak bisa diganggu-gugat dari Kepresidenan FC Barcelona kepada dewan direksi."

Berdasarkan hasil rapat, 61 persen suara memilih Wakil Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu untuk menggantikan Rosell. Bartomeu akan menjabat sebagai presiden hingga 2016.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!