Pemain berpotensi itu Tommy Sugiarto, Sonny Dwi Kuncoro, Hayom Rumbaka, Riyanto Subagja, dan Wisnu Yuli Prasetyo
- Tim WowKeren
- Selasa, 28 Januari 2014 - 08:51 WIB
WowKeren - Mundurnya Simon Santoso memberikan masalah baru bagi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Masalah tersebut adalah Pelatnas Cipayung hanya menyisakan lima pebulutangkis tunggal putra.
Pebulutangkis tersebut yakni Tommy Sugiarto, Sony Dwi Kuncoro, Dionysius Hayom Rumbaka, Riyanto Subagja dan Wisnu Yuli Prasetyo. Berdasarkan peringkat BWF terbaru, Tommy berada di posisi 3, Sony berada berada di posisi 15, Hayom berada di peringkat 19, Riyanto berada di peringkat 81 dan Wisnu berada di peringkat 82. Dengan begitu, dari lima pemain, PBSI masih tergantung pada Tommy ataupun Sony.
Sementara itu, Simon sejauh ini sedang mempersiapkan diri untuk membela Musica Champion bulan depan. Pebulutangkis asal Tegal itu resmi mundur dari Pelatnas Cipayung, 17 Januari 2014.
"Ya, saya mundur, bukan dicoret, didepak, atau didegradasi dari pelatnas seperti berita yang muncul di media," tegasnya. "Sebenarnya sejak akhir tahun lalu saya sudah mau mundur. Saya melihat ada kondisi yang tidak nyaman. Seperti orang bekerja, untuk bisa berprestasi harus didukung kondisi yang nyaman."
Dalam beberapa tahun terakhir prestasi Simon memang naik-turun, di mana hal itu tidak lepas dari masalah kesehatan dan kondisi fisiknya. Di turnamen Korea Open Super Series, Simon gagal mencapai target dari PBSI. Begitu juga saat Malaysia Open.
"Entah bagaimana, saya tidak tahu karena memang tidak pernah diajak bicara sama pengurus. Tahu-tahu di awal tahun muncul pernyataan di media bahwa saya ditargetkan masuk semifinal Korea Super Series dan Malaysia Super Series. Ini kan seperti anak SD tetapi disuruh ikut ujian SMA atau perguruan tinggi," keluhnya. "Ada kesan saya itu dimusuhi dan menjadi pelampiasan dendam. Padahal, banyak juga pemain lain samasama tidak berprestasi, tetapi saya yang menjadi sasaran tembak di media. Tapi ya sudah tidak mengapa."
(wk/)