BOMBER sebagai salah satu kelompok suporter Persib akan berusaha untuk tidak membawa bom asap, kembang api atau petasan yang mengganggu pertandingan.
- Tim WowKeren
- Jumat, 31 Januari 2014 - 11:53 WIB
WowKeren - Kelompok suporter Persib Bandung, Bobotoh Maung Bandung Bersatu (BOMBER), ingin memberikan dukungan pada Persib Bandung dengan cara yang lebih tertib di musim ini. Karena itu, Ketua Umum Bomber, Asep Abdul, mengingatkan suporter untuk tidak melakukan tindakan anarkis atau membawa atribut berbahaya.
"Satu di antara yang kami diskusikan adalah agar tribun selatan (sebagian besar ditempati Bomber) tanpa bom asap, kembang api, serta petasan," tutur Asep baru-baru ini. "Kami berusaha agar sedikit demi sedikit mengurangi lagu-lagu rasis dengan menambahkan lagu-lagu baru. Kami ingin mendukung dengan pola-pola lain."
Asep juga mengusulkan agar Panpel dan polisi kembali melakukan sweeping di pintu masuk. "Kita kan ingin Persib juara tahun ini. Tim, suporter dan pihak-pihak yang berwenang perlu kerja sama," sahutnya.
Sementara itu, Ketua Umum Viking, Heru Joko, berharap ada dispensasi bagi suporter jika ada seorang oknum Bobotoh yang mengacau. "Kalau hanya satu (yang berulah) tapi yang dihukum semua orang, kasihan bobotoh. Beda jika ribuan bobotoh (yang berulah)," ujar Heru.
Fans Persib memang dikenal suka membuat onar saat pertandingan. Akibatnya, Persib dihukum kena denda dari Komisi Disiplin PSSI. Pasalnya, laga kandang Persib pernah dihentikan beberapa kali karena asap tebal masuk lapangan dan mengganggu pemain.
(wk/)