Lenovo targetkan jual 100 juta smartphone di tahun 2015 dengan fokus membidik pasar Amerika dan China.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 01 Februari 2014 - 10:12 WIB
WowKeren - Berita akuisisi Lenovo terhadap Motorola beberapa hari lalu tentu mengejutkan publik. Banyak orang ragu apakah Motorola bisa berkembang di bawah Lenovo. Hal inilah yang mendasari CEO Lenovo, Yuanqing Yang, angkat bicara.
Menurut Yang, kekuatan Motorola dan Lenovo diyakini bisa mengalahkan perusahaan raksasa smartphone saat ini yaitu Apple dan Samsung. "Jelas, dari dulu misi kami adalah mengalahkan mereka," ujar Yang seperti dilansir dari PhoneArena.
Tak tanggung-tanggung, Yang juga menargetkan akan menjual 100 juta smartphone di tahun 2015. Ia juga akan menjadikan Motorola menjadi senjata andalannya di pasar smartphone. "Motorola akan menjadi produk smartphone kami," tambahnya.
Menurut Yang, ada banyak faktor yang diyakini membuat kombinasi Motorola dan Lenovo menjadi sempurna. Salah satunya adalah faktor geografis. Letak perusahaan Motorola di Amerika Serikat dan Lenovo di China diharapkan akan bisa saling melengkapi untuk membidik pasar daerah asal masing-masing.
CEO berusia 46 tahun itu menjelaskan bahwa targetnya adalah sepenuhnya memanfaatkan merek Motorola di Amerika Serikat dan Amerika Latin. Sementara itu, Lenovo berusaha memperkenalkan Motorola di pasar China yang menjadi pasar terbesar smartphone. Mereka juga akan mulai berinvansi ke negara Eropa dan Asia.
(wk/)