Misteri Dibalik Konstruksi Tanda Panah Raksasa di Amerika
Nasional

Kongres Amerika membuat tanda panah raksasa yang bisa terlihat dari atas dalam cuaca buruk untuk navigasi pilot layanan pos itu pada 1923.

WowKeren - Di era modern dengan kecanggihan teknologi ada GPS sebagai peta penuntun dalam berkendara. Namun bagaimana dengan sistem penunjuk arah di era awal 1900. Rupanya itulah yang menjadi jawaban atas misteri batu raksasa bentuk tanda panah di banyak lokasi di Amerika.

Ternyata Layanan Pos Amerika yang membuatnya pada tahun 1920 sebagai sistem navigasi pilotnya. Pengiriman pos lintas benua pertama dibuka pada 1920 sehingga membutuhkan penerbangan dengan pesawat. Namun hal itu menyulitkan karena belum memiliki radar dan sistem penerbangan modern lainnya.

Awalnya pilot menerbangkan pesawat dengan mengingat pemandangan yang menonjol sebagai petunjuk perjalanan. Namun itu juga menjadi masalah ketika cuaca buruk dan daratan tidak kelihatan. Akhirnya pada 1923 Kongres menyetujui untuk membangun konstruksi navigasi yang terlihat dalam kegelapan maupun saat cuaca buruk.


Konstruksi tersebut adalah rambu yang terbuat dari beton berbentuk tanda panah raksasa, dicat kuning terang dan dibangun dengan jarak per 16 km. Panah diterangi oleh menara setinggi 15 meter dengan lampu tenaga gas bisa diputar. Cara tersebut berhasil karena tanda panah dapat dilihat pilot hingga ketinggian 10 ribu meter di cuaca buruk sekalipun.

Rambu pertama dibuat 1924 untuk penerbangan dari Ohio ke Wyoming yang kemudian diperluas dari New York ke San Francisco pada 1929. Sayangnya sistem ini hanya bertahan 3 tahun setelah digagas karena ditemukannya radar dan radio. Menaranya disumbangkan untuk mendanai Perang Dunia II dan konstruksi panah terakhir dibuat pada 1940-an.

Kini, 80 tahun kemudian masih bisa ditemukan konstruksi panah raksasa itu di sepanjang 4.230 km dari laut Atlantik ke laut Pasifik. Seorang pensiunan pilot mengenang kembali rambu panah tersebut sangat bermanfaat di masa itu. "Pilot mengudara di atas ngarai dan menghadapi cuaca buruk sehingga panah itu sangat membantu," ucap Ben Scott.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!