F-Secure mengungkapkan bahwa malware berkembang pesat pada aplikasi yang diunduh dari luar Google Play.
- Tim WowKeren
- Kamis, 06 Maret 2014 - 14:42 WIB
WowKeren - Pernyataan Sundar Pichai pekan lalu sepertinya memang menjadi kenyataan. Kepopuleran Android yang terus menanjak ternyata juga turut diikuti oleh perkembangan malware yang semakin ganas.
Dilansir dari PhoneArena, perusahaan keamanan F-Secure menyebutkan bahwa ada 97 persen malware yang menyerang Android sepanjang tahun lalu. Angka ini melonjak tajam dari tahun 2012 yang hanya berkisar 79 persen. Dalam data tersebut tercatat malware Android berkembang dari 238 menjadi 804 keluarga baru di tahun 2013 yang kebanyakan berasal dari Arab Saudi dan India.
F-secure mengungkapkan bahwa malware ini berkembang pesat melalui aplikasi yang diunduh dari luar Google Play seperti toko Anzhi, Mumayi, Baidu dan eoeMarket. Sementara itu, aplikasi yang diunduh secara resmi dari Google Play justru menunjukkan kecilnya serangan malware kurang dari 1 persen.
Sebelumnya bos Android, Sundar Pichai, mengungkapkan bahwa dirinya tak menjamin Android bisa aman dari serangan malware. Hal ini terjadi akibat kepopuleran Android yang terus naik menyebabkan malware memfokuskan serangannya pada platform besutan Google tersebut. Meski begitu, Pichai juga meyakinkan bahwa pihaknya kini sedang bekerja keras untuk menciptakan beberapa aplikasi yang berguna untuk mengurangi serangan malware pada Android.
(wk/)