Presiden Klub Bayern Munchen Pilih Mundur dan Masuk Penjara
SerbaSerbi

Hoeness tak akan mengajukan banding atas hukuman 3,5 tahun penjara sehingga Bayern akan berjuang di Liga Champions musim ini tanpa didampingi sang presiden.

WowKeren - Bayern Munchen kehilangan sosok Presiden Klub Uli Hoeness. Sehari setelah dijatuhi hukuman penjara akibat penggelapan pajak, Hoeness menyatakan mundur, Jumat (14/3).

Legenda Jerman yang pernah membela Bayern tersebut menegaskan tak akan melakukan banding dan siap masuk penjara. Presiden Klub berusia 62 tahun ini mengakui kalau ia telah membuat kesalahan dengan menggelapkan pajak sebesar 27,2 juta Euro (setara Rp 430 miliar).

"Penggelapan pajak adalah kesalahan dalam hidupku. Aku menerima konsekuensi atas kesalahan ini," sahut Hoeness. "Aku memilih mundur dari posisi Presiden Klub dan dewan direksi demi mencegah kerusakan lebih besar pada Bayern. Bayern Munich adalah hidupku dan akan selalu seperti itu."


Mundurnya Hoeness sangat disayangkan mengingat Bayern sedang berusaha mempertahankan gelar juara Liga Champions dan kini lanjut ke perempatfinal. Pelatih Pep Guardiola merasa sangat sedih atas kepergian Hoeness.

"Ini bukan hal yang mudah bagiku. Aku baru di sini selama 9 bulan tapi aku menyadari betapa pentingnya Hoeness di klub ini," kata Guardiola. "Bayern adalah klub terbesar di dunia dan mustahil tanpa keberadaannya. Hoeness pantas mendapat penghormatan dari kami. Dalam periode yang singkat ini, aku merasakan bekerja sama dengannya. Kuharap dia akan kembali mendukung kami."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!