Sekelompok nelayan tersebut tidak bisa mendekat ke lokasi jatuhnya pesawat karena ombak yang begitu besar saat itu.
- Tim WowKeren
- Selasa, 18 Maret 2014 - 08:48 WIB
WowKeren - Pesawat Malaysia Airlines yang hilang sejak seminggu lalu hingga kini belum ditemukan juga. Spekulasi yang berkembang saat ini adalah pesawat berbalik arah dari Vietnam menuju arah Selat Malaka lalu ke Samudra Hindia. Hal ini ternyata turut dibuktikan dengan pengakuan para nelayan Indonesia yang melihat pesawat jatuh di perairan Selat Malaka.
Kelompok nelayan asal Pangkalan Siata Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ini, mengklaim bahwa mereka pernah melihat pesawat yang jatuh di Selat Malaka pada Minggu (9/3) sekitar pukul 11:00 WIB. Pesawat tersebut diduga kuat adalah Malaysia Airlines. Namun sayangnya mereka tak bisa mendekat ke lokasi jatuhnya pesawat karena ombak laut yang begitu besar.
"Kami melihat pesawat yang jatuh di seputar Selat Malaka," ujar Hendra, salah satu kelompok nelayan tersebut dilansir dari Antara. "Jarak kami dengan pesawat jatuh tersebut sekitar lima mil laut."
Hendra menjelaskan kelompoknya melihat sebuah pesawat berwarna putih yang terus berputar-putar dan terbang semakin rendah. Pada putaran kedua, pesawat tersebut mengeluarkan asap di bagian kanan belakang dan terbang dalam keadaan miring ke kiri. Tak lama kemudian, pesawat semakin terbang merendah dan tiba-tiba hilang dari pandangan yang diduga jatuh ke laut.
Awalnya mereka tak mengetahui jika ada pesawat yang hilang, namun ketika kembali ke daratan pada Kamis (13/3) mereka baru sadar setelah melihat berita pesawat Malaysia Airlines yang hilang. Beruntungnya mereka juga sempat mencatat lokasi koordinat pesawat itu. Hendra dan kawan-kawan akhirnya langsung melapor kepada pos Keamanan Laut wilayah Pangkalan Susu.
Sayangnya ketika laporan ini diteruskan kepada Kedutaan Malaysia, pihaknya meminta bukti otentik berupa foto atau video mengenai pesawat jatuh yang mereka lihat. Hal ini tentunya tidak bisa disanggupi oleh para nelayan karena nelayan tradisional tidak mungkin membawa kamera ketika sedang melaut.
Hingga saat ini, pencarian pesawat Malaysia Airlines difokuskan ke wilayah perairan Andaman di kawasan Samudra Hindia. Sebelumnya pejabat Malaysia telah mengakui bahwa pesawat Malaysia Airlines dibajak oleh seseorang yang profesional di bidang penerbangan.
Pesawat Malaysia Airlines menghilang ketika dalam perjalanan menuju Beijing dari Kuala Lumpur pada Sabtu (8/3) dini hari. Namun setelah 2 jam mengudara, pesawat tersebut kehilangan kontak dengan pemantau lalu lintas udara pukul 02:40 di sekitar wilayah perairan Vietnam. Pesawat MH 370 membawa 239 penumpang yang termasuk di dalamnya 7 warga negara asal Indonesia.
Kunjungi Galeri Foto dukungan berbagai negara untuk insiden hilangnya Pesawat Malaysia Airlines.
(wk/)