Riri mengagumi kedua sineas tersebut karena mempunyai dedikasi besar pada kemajuan dunia perfilman Indonesia.
- Tim WowKeren
- Senin, 31 Maret 2014 - 08:51 WIB
WowKeren - Sutradara spesialis film box office nasional, Riri Riza, ternyata juga mempunyai sosok panutan di dunia film Tanah Air. Ia adalah Usmar Ismail. Bagi Riri, Usmar merupakan bapaknya film Indonesia karena beliaulah orang pribumi pertama yang sukses membuat film dari perusahaannya sendiri.
"Film Indonesia itu bisa disebut official itu tahun 1950. Saat itu perfilman Indonesia dimulai oleh Usmar Ismail yang membuat perusahaan bernama Perfini," ujar Riri saat diskusi bertema "How to Break Film Industry" di Bintaro X Change, Tangerang Selatan, Minggu (30/3). "Usmar mungkin bisa dibilang generasi pertama dalam film Indonesia."
Selain Usmar, sutradara "Sokola Rimba" ini mengaku juga mengagumi sosok Garin Nugroho. Menurutnya, Garin merupakan tokoh penting di balik berdirinya sekolah film di Indonesia. Kemunculan Istitut Kesenian Jakarta (IKJ) sebagai tembat pendidikan seni di Indonesia membuat film dalam negeri semakin tumbuh dengan wajah-wajah baru lulusan IKJ.
"Tahun 1970-an baru kita kenal generasi pendidikan film yang sekarang jadi IKJ, disini lah sekolah film Indonesia muncul. Tokoh yang paling menonojol dalam generasi pendidikan film yaitu Garin Nugroho yang lulus tahun 80-an," imbuhnya. "Saya pun sempat magang di tempatnya mas Garin, lulus sekolah langsung masuk sekolah film karena saya pikir itu cocok buat buat saya, di film ada semuanya fotografi, arsitektur, drama, teater dan musik."
Usmar Ismail merupakan salah satu pionir film Indonesia yang memulai karirnya di Belanda pada 1926. Beberapa filmnya yang terkenal ialah "Darah dan Doa", "Lewat Djam Malam" dan "Tiga Dara". Sedangkan Garin Nugroho juga dikenal sebagai pengamat komunikasi sosial budaya selain menjadi sutradara berbagai film diantaranya "Soegija", "Opera Jawa" dan "Daun di Atas Bantal".
(wk/)