Farhat mengaku Ahmad Dhani sebagai pelapor sudah memaafkannya, tapi proses hukum masih terus berjalan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 April 2014 - 19:24 WIB
WowKeren - Selasa, 15 April, Farhat Abbas menjalani pemeriksaan selama 4 jam di Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya. Pemeriksaan tersebut terkait laporan pencemaran nama baik Ahmad Dhani tentang komentarnya di Twitter beberapa waktu lalu mengenai kecelakaan Dul Jaelani.
Farhat datang didampingi oleh beberapa Advokat diantaranya Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradi), Hendrik Jerhaman dan kuasa Hukumnya, Elsa Syarif. "Hari ini Peradi berkewajiban mengantarkan, semestinya pemeriksaan ini sudah sebulan yang lalu, tapi karena Peradi masih terlalu banyak rekan pengacara yang bermasalah jadi baru hari ini," ujar Ketua Peradi, Hendrik Jerhaman. "Ini bentuk kerjasama untuk memastikan Farhat tidak menghindar. Kita bertanggungjawab membawa dia kesini."
Tim Advokat lainnya mengungkapkan, Farhat menerima 27 pertanyaan dari penyidik. "27 pertanyaan. Kaitan dengan Dhani. Intinya beri keterangan bahwa Dhani secara moral sudah memaafkan tapi memang pelaporan belum dicabut," ungkapnya. Farhat sendiri mengaku sudah meminta maaf di depan media soal kasus ini dan mengklaim Dhani sudah memaafkan.
"Saya udah minta maaf dan menjelaskan pada media, tolong jangan terlalu dipojokkan seperti teroris dan korupsi. Kita ambil positifnya. Saya jalani aja semoga nanti Maia Estianty dan Elsa bisa bersaksi meringankan saya. Mudah-mudahan perkara ini bisa selesai aman-aman aja," tutur Farhat. "Mereka mengarahkan seolah ada kejahatan, sebenarnya tinggal proses hukum. Saya udah minta maaf, mudah-mudahan bisa cepat selesai."
Elsa Syarif mengaku tidak menutup kemungkinan jika nantinya ada pertemuan secara langsung antara Farhat dan Dhani. Menurutnya yang terpenting Dhani sudah bisa memaafkan dan hanya tinggal proses hukum yang masih berjalan.
"Kalo soal ketemu nggak masalah. Cuma belum ada jalan dan waktu. Kita sudah buat permintaan maaf dengan sesungguhnya, karena tulisan tentang mobil terbang itu tujuannya tidak menghina dan mencemarkan. Dengan pernyataan maaf ini di depan publik, Dhani sudah menerima maaf secara moral, tinggal gimana proses hukum ini. Yang jelas dengan permintaan maaf sudah dipulihkan nama baik Dhani," ungkap Elsa.
(wk/)