Samsung Manfaatkan Kematian Steve Jobs untuk Serang Apple
SerbaSerbi

Samsung mengubah strategi pemasaran jadi menyerang Apple ketika melihat pre order iPhone 4S meningkat setelah Jobs meninggal.

WowKeren - Dalam persaingannya dengan Apple, Samsung melihat kematian Steve Jobs yang juga pendiri Apple sebagai momentum pas untuk menyerang mereka. Petinggi Samsung ternyata takut kematian Steve Jobs pada 5 Oktober 2011 bisa mengalihkan perhatian masyarakat dari peluncuran seri Galaxy S2.

Dalam email yang termuat di dokumen sidang yang diposting Wall Street Journal itu, Samsung merasa bahwa kematian Steve Jobs dapat membantu Apple meningkatkan jumlah pre-order untuk iPhone 4S, yang diluncurkan pada 14 Oktober 2011. Jobs meninggal pada 5 Oktober tahun tersebut akibat menderita kanker.

Namun Presiden Samsung Telecommunications America (STA), Dale Sohndan, dan Wakil Presiden STA, Michael Pennington, juga melihat kematian Steve Jobs sebagai kesempatan yang sempurna untuk berperang dengan Apple. "Kita harus mengambil keuntungan dari kesempatan ini," tulis isi dokumen itu.

Tetapi dua hari setelah Jobs meninggal, Pennington menyuarakan hal lain. Suasana duka atas meninggalnya Jobs telah menghasilkan "keuntungan yang tak disengaja buat Apple".


"Ada sesuatu yang tidak diinginkan untuk Apple, karena pesan eksternal dari pihak ketiga yang mendukung persepsi konsumen bahwa produk Apple lebih unggul," tulis Pennington di salah satu email. "Karena Jobs seorang visioner dan perfeksionis."

Menurut Pennington, konsumen akan merasa hebat setelah membeli perangkat yang dikembangkan oleh orang seperti Jobs. Hal tersebut membuat Samsung waspada dan akhirnya mengubah strategi pemasaran dengan mengeluarkan iklan menyerang produk Apple. "Ini adalah kesempatan terbaik kita untuk menyerang iPhone," tulis Pennington.

"Kita akan mengeksekusi apa yang Anda rekomendasikan pada kampanye liburan Galaxy S2 dan langsung berhadapan dengan iPhone 4S," balas Kepala Pemasaran Samsung, Todd Pendleton. "Kami sedang mengerjakan strategi agresif yang menekankan pada keunggulan kita mengenai perangkat keras dan lunak."

Akhirnya Samsung cukup berhasil dengan metode pemasaran barunya tersebut. Galaxy S2 berada di tempat ke-4 dalam daftar smartphone terlaris di Amerika Serikat setelah beberapa bulan. Namun, tiga posisi teratas masih ditempati produk Apple, yaitu iPhone 4s, iPhone 4 dan iPhone 3GS.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!