Sosok Pep Guardiola sebagai ikon Barcelona dan Spanyol membuat fans Real Madrid mencemooh sekaligus menaruh hormat kepadanya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 24 April 2014 - 10:03 WIB
WowKeren - Meski sudah tidak menukangi Barcelona, pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola, masih dianggap musuh oleh publik Santiago Bernabeu. Hal ini terlihat ketika Bayern mendatangi markas El Real dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (24/4) dini hari tadi.
Ketika namanya disebut melalui pengeras suara sebelum pertandingan, seluruh isi Bernabeu kompak menyiuli eks kapten El Barca itu. Agaknya, fans Real melihat bahwa ancaman terbesar Real Madrid adalah Guardiola, bukan para pemain Muenchen.
Hal ini berbanding terbalik dalam sesi latihan terakhir Muenchen di Bernabeu, Rabu (23/4). Seperti ditulis Marca, Guardiola dikerubuti fans yang meminta tanda tangan dan berfoto bareng. Para pemain bintang Muenchen justru seakan diabaikan oleh mereka.
Memang, bagaimanapun juga, Guardiola adalah ikon Barcelona dan Spanyol. Magisnya bahkan sampai membuat para pendukung Madrid, rival klasik Barca, terkagum-kagum. Rekor Guardiola sebagai pemain maupun pelatih Barca saat melawan Madrid juga terbilang mentereng.
Sebagai pemain, dari empat belas kali kali laga melawan Los Blancos, ia memenangi enam di antaranya, seri lima kali, dan hanya tiga kali kalah. Sementara sebagai pelatih, ia mengantar Alzugrana sembilan kali menang, empat kali imbang, dan hanya dua kali kalah.
Guardiola sendiri enggan mengomentari sikap fans Madrid kepadanya. Ia hanya tertarik dengan peluang timnya untuk lolos ke fase puncak.
"Kami telah menganalisis pertandingan dan memutuskan opsi terbaik untuk laga kedua, agar kami sukses menyelesaikan tugas ini," kata Guardiola. "Optimisme saya masih tinggi."
(wk/)